Senin, 27 Agustus 2012

Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).

 

karena yang membunuh adalah.. eng ing eng. mari kita tanya sama aa Nugon. :)

#salaman
cahyo


From: Noval Akt <noval_akt@yahoo.co.id>
To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Sent: Monday, August 27, 2012 4:15 PM
Subject: Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).

 
Kalau peristiwa pembunuhan sayidina Ali kok tidak dirayakan secara besar2an sebagaimana peristiwa pembunuhan Husain ya? Padahal Ali kan dianggap sebagai imam syiah pertama dan yang paling diagungkan??

--- In Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com, "Anjar Nugroho SB" <njr_nugroho@...> wrote:
>
> Laknatullah siapa yg telah membunuh dan memenggal kepala Husein, cucu kesayangan Rasulullah...
>
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: ziembah2003@...
> Sender: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Date: Mon, 27 Aug 2012 01:00:16
> To: <Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com>
> Reply-To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Subject: Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).
>
> Kalimat 'dikembalikan kepada Qur'an dan Hadits' memang indah dikatakan. Bikin hati adem.
>
> Lha masalahnya, mengembalikannya itu kan menafsirkan.. Yg dimasalahkan kan perbedaan penafsiran...
>
>
> Salam
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: sukarman ex_petrosea <sukarman_psi@...>
> Sender: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Date: Mon, 27 Aug 2012 08:55:15
> To: Eramuslim<eramuslim@yahoogroups.com>; "Mencintai-islam"<mencintai-islam@yahoogroups.com>; dakta_radio<dakta_radio@yahoogroups.com>; "Muhammadiyah Society"<Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com>
> Reply-To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Subject: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).
>
>
> BEDA PENDAPAT, BEDA PENAFSIRAN, BEDA CARA MENGAMALKAN  SYARI'ATNYA, BILA ANDA BEDA PENDAPAT, KEMBALIKAN KEPADA AL QUR'AN DAN HADITS.
> A'udzu billahis sami'il 'aliimi minasy syaithoonir rojiim. Bismillahirrahmanirrahim
>  
>  
> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang dirahmati dan dimuliakan oleh Allah SWT. Pada kesempatan ini saya akan mengulas tentang perbedaan pendapat, perbedaan penafsiran, perbedaan pengertian dan perbedaan cara mengamalkan syari'at agama Islam  didalam kehidupan masusia sehari-hari.
>  
> SELAMA ORANG MASIH MENGAKUI DAN YAQIN DENGAN ADANYA:
> (1).-Allah Azza Wa Jalla, Allah Subhanahu Wa Ta'ala, diakui sebagai Tuhannya Yang Maha Esa.
> (2).-Al Qur'an dan As Sunnah diakui sebagai Kitabnya dan Panutannya.
> (3).-Muhammad bin Abdullah diakui sebagai Rasulullah dan sebagai Nabi yang terakhir.
> (4).-Kakbah di Masjidil Haram di Mekkah diakui sebagai Kiblatnya.
> (5).-Beriman kepada Allah SWT, Malaikat-Nya, Rasul-Rasul dan Nabi-Nya, Kitab-kitab-Nya, Hari Akhir dan Tagdir-Nya.
> (6).-Menjalankan Rukun Islam-Nya, semampunya.
>  
> Mereka itu saudara-saudara kita yang wajib dilindungi dan disantuni.
> Sedangkan mereka yang beragama lain dari pada agama Islam saja dilindungi dengan mati-matian, mengapa saudara-saudara kita malah diserang, dibakar rumahnya, bahkan ada yang dibunuh?
>  
> Disini saya menghimbau kepada Saudara-saudaraku yang berprofesi sebagai Ustadz, Ustadzah, Kiai, Ulama pakailah hatinurani yang paling dalam, jangan mengedepankan hawanafsu, emosional. 1400 tahun yang lalu Allah SWT terlah berfirman untuk mengingatkan bahwasanya suatu sa'at nanti Agama Islam akan terpecah belah menjadi puluhan bahkan ratusan golongan, yang mengklaim hanya kelompoknyalah yang paling benar. Ayo kita dengan hati yang dingin kembali kepada Al Qur'an dan As Sunnah, seperti di bawah ini:
>  
> Di dalam satu agama Islam terdapat banyak sekali kelompok-kelompok yang berbeda pendapat, berbeda cara penafsiran makna dan arti yang terkandung didalam ayat-ayat Al Qur'an, berbeda cara mengamalkan hukum-hukum yang ada didalam  Al Qur'an dan  Hadits yang shahih. Berbeda cara mengamalkan syari'at berdasarkan Al Qur'an dan Hadits beda dengan cara mengamalkan Fiqh, maka terjadilah Mahzab-mahzab, kelompok-kelompok tarekat dan lain sebagainya.
>  
> Sikap kita didalam menyikapi perbedaan pendapat, perbedaan cara mengamalkan syariat agama Islam hendaklah kita berpegang teguh kepada perintah Allah SWT yang diabadikan di dalam Al Qur'an sbb::
>  
> 1-BEDA PENDAPAT, BEDA CARA MENGAMALKAN SYARI'AT AGAMA ISLAM.
>  
> 1A-Jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. 
>  
> Al Qur'an, Surat An Nisaa', surat ke 4, ayat 59 sbb:
> Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Qs.4:59    
> 1B-"Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang agama Allah?" Qs.2:139
> Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati.Qs.Al Baqarah (surat ke 2) ayat 139
>  
> Al Qur'an, Surat Al Baqarah, surat ke 2 ayat 141 (sebagian bawah).
> "Baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan." Qs.2:141
>  
> Al Qur'an, Surat Asy Syura, surat ke 42, ayat 15 (sebagian bawah).
> "Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kembali (kita)" Qs. Asy Syura (42):15
>  
> Al Qur'an, Surat Al Jaatsiyah, surat ke 45, ayat 15
> Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan. Qs. Al Jaatsiyah (surat ke 45) ayat 15
>  
> C-Beda pendapat didalam majlis, Al Qur'an, Surat Al Mujaadilah, surat ke 58, ayat 11
> Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." Qs.58:11
>  
> 2-CARA MENYIKAPI TENTANG PERBEDAAN PENDAPAT:
> 2A-Qs.Al Hujurat (49): 11. Jangan mengolok-olok orang, menganggap diri kita paling benar dan menganggap orang lain salah, belum tentu yang anda olok-olok itu lebih buruk dari anda, bahkan dia lebih baik dari anda dimata Allah, kebenaran itu ditangan Tuhanmu.
>  
> Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.  Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.  Qs.Al Hujuraat, surat ke 49 ayat 11
>  
> 2B-AGAMA ISLAM ASALNYA HANYA SATU.
> Agama Islam itu asalnya hanya satu, pengikut-pengikut Rasulullah s.a.w. itulah yang memecah belah agama, sehingga muncul bermacam-macam mahzab, muncul berbagai aliran dan muncul kelompok-kelompok, masing-masing mahzab, masing-masing aliran, masing-masing kelompok, membangga-banggakan dirinya, masing-masing menganggap hanya mahzabnya, hanya alirannya, hanya kelompoknya yang paling benar. Maka jauh hari 1400 tahu yang lalu Allah SWT mengeluarkan peringatan kepada hambanya sbb:
>  
> AGAMA ISLAM ASALNYA HANYA SATU.
> Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku. Qs.Al Anbyaa' (21) ayat 92
>  
> Al Qur'an, Surat Al Mu'minuun, surat ke 23, ayat 52 sbb:
> Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.  Qs.Al Mu'minuun (23): 52
>  
> MEMECAH BELAH AGAMA ISLAM DIANGGAP SYIRIK DAN SESAT OLEH ALLAH
> Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu. Qs.23: 52,53,54
>  
> MEMECAH BELAH AGAMA ISLAM DIANGGAP MUSYRIK OLEH ALLAH SWT:
> Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.  Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. Qs.Al Ruum (30); 30,31,32
>  
> Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah salat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.  Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. Qs.Al Ruum (30); 30,31,32
>  
> MEMPERDEBATKAN AYAT-AYAT AL QUR'AN DIANGGAP KAFIR OLEH ALLAH SWT:
> Tidak usah berdebat tentang Ayat-ayat Al Qur'an, malah kita nanti dianggap kafir oleh Allah SWT seperti dalam firm-Nya. Qs. Al Mu'min, surat ke 40 ayat 4 sbb:
>  
> Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir.  Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu.40:4 
>  
> APABILA ANDA DIAJAK BERDEBAT, MAKA KATAKANLAH SBB:
> "Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kembali (kita)" Qs. Asy Syura (42):15
>  
> Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri . Qs.45:15
> Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan. Qs. Al Jaatsiyah (surat ke 45) ayat 15
>  
> 1-Jangan meremehkan penganut mahzab, kelompok, dan golongan-golongan lain.
> 2-Jangan menganggap mahzabmu, kelompokmu, golonganmu paling benar.
> 3-Jangan mengolok-olok mahzab lain, kelompok-kelompok lain, selain kelompokmu.
> 4-Jangan menganggap mahzabku, kelompokku paling benar, yang lain sesat, kafir..
> 5-Jangan membangga-banggakan kelompokmu sendiri.
> 5-Biarlah Allah SWT yang menilainya sendiri, karena Allah Maha Benar, Maha Mengetahui.
>  
> Selama orang masih mengakui:
> 1).-Mengakui Agama Islam sebagai agamanya.
> 2).-Mengakui Allah Azza Wa Jalla sebagai Tuhannya Yang Esa.
> 3).-Mengakui Muhammad bin Abdullah sebagai Rasul dan Nabi yang terakhir.
> 4).-Mengakui Al Qur'an sebagai Kitab dan panutannya.
> 5).-Mengakui Kakbah di Masjidil Haram sebagai kiblatnya.
> 6).-Beriman dan bertakwa.
> Selama orang masih mengakui 6 tersebut di atas, berarti dia saudara kita.
>  
> Empat Imam Mazhab tidak ada yang saling menyalahkan:
> Imam asy-Syafi'i tidak pernah menyalahkan Imam Abu Hanifah
> Imam asy-Syafi'i tidak pernah menyalahkan Imam Malik bin Anas
> Imam asy-Syafi'i tidak pernah menyalahkan Imam Ahmad bin Hambal
> Mereka berempat saling menghargai pendapat mereka, tidak ada seorangpun yang menyalahkan satu sama lainnya.
>  
> JANGAN MENGOLOK-OLOK KELOMPOK LAIN:
> Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.  Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.  Qs.Al Hujuroot (49): 11
>  
> Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Qs.49:12
>  
> APAKAH ANDA TIDAK TAKUT DIANGGAP MUSYRIK OLEH ALLAH SWT:
> Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,  yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.  Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. Qs.30:31, 32
>  
>  
> BILA BERBEDA AGAMA
> Allah SWT berfirman Qs.109:1 s/d 6
> Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku". Qs.Al Kaafiryuun (109):1 s/d 6
>  
> Demikian yang bisa saya sampaikan, saya hanya sebatas menyampaikan apa yang baru saya ketahui dari Al Qur'an dan Hadits Shahih. Semoga bermanfaat bagi yang membaca, menghayati dan mengamalkannya didalam kehidupan sehari-hari. Billahi taufik wal hidayah, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sukarman.
>



__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar