| SEPERTI APA KASIH ITU Berbicara masalah "kasih" kita sedang membicarakan satu sisi dari sisi lain yaitu: "Tidak kasih." Sebab "kasih" tanpa adanya "kebencian" bukan "kasih" lagi namanya. Demikian pula ketika kita berkata: "ALLAH adalah kasih" adalah merupakan satu sisi dari sisi lain ALLAH, yaitu: "ALLAH adalah kebencian." Inilah pernyataan Diri ALLAH yang DIA nyatakan kepada Musa; >> Keluaran 34:6 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, 34:7 yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak- anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat." ALLAH adalah kasih, tapi sekaligus juga pembalas kesalahan. Kasih ALLAH dinyatakan kepada beribu-ribu orang, namun manakala DIA melakukan pembalasan juga kepada beribu-ribu orang. Ada kesalahan dan pelanggaran yang bisa DIA ampuni, namun ada juga pelanggaran yang tak bisa DIA ampuni. >> Matius 12:31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. 12:32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. TUHAN YESUS membentangkan tentang 2 tingkatan dunia, yaitu dunia nyata dan dunia tidak nyata. Dunia nyata diwakili oleh manusia, sedangkan dunia tidak nyata diwakili oleh ROH KUDUS. Manusia diwakili oleh YESUS, sedangkan ALLAH diwakili oleh ROH KUDUS. Bahwa sejahat apapun yang orang lakukan terhadap dunia atau YESUS, masih bisa diampuni. Tapi sekecil apapun dosa yang dilakukan orang terhadap ALLAH, itu tidak bisa diampuni. Apa sebab? Sebab alam ALLAH adalah alam kudus, sedangkan alam dunia adalah tidak kudus. YESUS KRISTUS sekalipun ANAK ALLAH yang Mahakudus, namun ketika DIA berada di dunia, DIA menjadi najis, menjadi kotor, menjadi berdosa. Seperti dinyatakan dalam Taurat; barangsiapa yang terkena pada barang yang najis maka dia menjadi najis, sedangkan orang yang najis apabila terkena pada benda yang kudus dia menjadi kudus. >> Imamat 5:2 Atau bila seseorang kena kepada sesuatu yang najis, baik bangkai binatang liar yang najis, atau bangkai hewan yang najis, atau bangkai binatang yang mengeriap yang najis, tanpa menyadari hal itu, maka ia menjadi najis dan bersalah. >> Imamat 6:18 Setiap laki-laki di antara anak-anak Harun haruslah memakannya; itulah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun; itulah bagianmu dari segala korban api- apian TUHAN. Setiap orang yang kena kepada korban-korban itu menjadi kudus." >> Yesaya 53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. >> 2Korintus 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Adapun yang dimaksud dengan alam dunia adalah alam kebodohan atau alam ketidaktahuan, sedangkan alam ILAHI adalah alam pengetahuan atau alam terang. Alam ketidaktahuan adalah alam dimana seseorang belum masuk Kristen, belum mengenal KRISTUS, sedangkan alam pengetahuan adalah alam dimana kita sudah menjadi Kristen dan mengenal YESUS. Alam ketidaktahuan memiliki rentang mulai dari belum masuk Kristen, masuk Kristen dan dibaptis dengan air, hingga batas panggilan pertobatan tahap kedua, yaitu baptisan ROH KUDUS atau kelahiran baru. Nah, pada saat seseorang sudah berada dalam kesadaran Kristen sepenuhnya, maka dia sudah tidak boleh berbuat dosa lagi. Istilah-istilah untuk kelahiran baru; >> Yohanes 3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." >> 2Petrus 2:20 Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula. >> 2Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. Kenal YESUS tapi belum menanggalkan keduniawian itu masih dalam taraf pertumbuhan. Nah, Petrus menuntut kita mencapai "pertumbuhan sepenuhnya." >> Yohanes 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Kita baru bisa berbuah jika sudah manunggal atau menyatu dengan KRISTUS. >> Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. >> Matius 5:14 Kamu adalah terang dunia. tidak mungkin tersembunyi. Mungkin anda adalah orang Kristen. Tapi apakah anda sudah menjadi Terang dunia? Apakah tabiat anda sudah bisa dijadikan keteladanan bagi orang lain? Mungkin anda Ketua General Conference. Tapi apakah tabiat anda sudah bisa dijadikan standart kebenaran? Jika jabatan anda tinggi namun tidak ada keseimbangannya dengan tabiat anda, maka anda seperti orang yang menggunakan pakaian yang kedodoran – pakaian yang kebesaran. Tong kosong yang nyaring bunyinya. >> Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Bicaranya manis tapi tabiatnya jauh dari disebut Kristen. >> Matius 23:2 "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. 23:3 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan- perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. 23:4 Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. 23:5 Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang; 23:6 mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; 23:7 mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. 23:8 Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. 23:9 Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga. 23:10 Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Kenapa TUHAN YESUS melarang kita disebut guru, bapak atau pemimpin? Sebab sebutan itu berat sekali konsekwensinya. Kalau disebut guru ya jangan kayak murid, kalau disebut bapak ya jangan kayak anak-anak, dan kalau disebut pemimpin ya jangan kayak anak buah. Sebutan harus sesuai dengan arti sebutan itu. Saya pernah melihat orang marah-marah dan mengembalikan Durian yang dibelinya karena rasanya tidak enak sebagaimana yang dibilang penjual itu sebelumnya. Baiklah saya alihkan Durian itu ke jenis Durian Monthong yang mahal harganya. Kenapa anda membeli Durian Monthong yang mahal harganya? Karena enak, bukan?! Nah, apakah anda tidak marah jika membeli mahal tapi rasanya tidak seperti Monthong? Apakah istilah Alkitab untuk orang-orang yang tidak sesuai jabatan dengan tabiatnya? >> 2Petrus 2:22 Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: "Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya." Guru tapi kayak muridnya atau bapak yang kayak anaknya atau pemimpin yang kayak anak buahnya. Mereka harus kembali ke habitatnya. Jika habitatnya murid, ya jadilah murid, jika anak-anak ya jadilah anak-anak, atau kalau anak buah ya jadilah anak buah. Bahkan kalau nggak patut menjadi orang Kristen ya jadilah jamaah iblis saja. >> Ibrani 6:4 Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus, 6:5 dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang, 6:6 namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum. 6:7 Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah; 6:8 tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran. Tabiat buruk pemimpin Kristen merupakan penghinaan terhadap YESUS dihadapan umum. Jadi, alam ILAHI adalah alam yang diisi oleh orang-orang yang sudah bertobat secara total, meninggalkan keduniawian dan merupakan tokoh-tokoh keagamaan yang memancarkan keteladanan. Orang-orang ini sudah nggak mungkin berbuat kejahatan dan nggak mungkin menghujat ALLAH atau hal-hal yang kudus. >> 1Korintus 12:3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. Orang yang dipimpin oleh ROH KUDUS tidak mungkin menghina dan mencemarkan nama YESUS dihadapan umum. Kelahiran TUHAN YESUS memilih dilahirkan oleh kalangan rakyat biasa. Sengaja tidak mau dilahirkan di kalangan imam-imam Yahudi. Ini saja sudah merupakan suatu isyarat bahwa YESUS datang untuk orang-orang yang tidak paham keagamaan. YESUS tidak sehaluan dengan imam-imam Yahudi. Kasih YESUS ditujukan kepada orang-orang yang belum mengerti keagamaan, sedangkan perlawanan YESUS ditujukan kepada imam-imam Yahudi yang menggembalakan umat ALLAH secara tidak benar. >> Matius 9:12 Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. >> Lukas 16:29 Tetapi kata Abraham: para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. YESUS merasa tidak perlu mengajari mereka. Mereka harus mengerti dengan sendirinya sesuai dengan apa yang mereka pelajari setiap hari. >> 1Yohanes 2:27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia. Orang yang sudah diurapi ROH KUDUS tidak perlu diajar manusia lagi. Kelas mereka ini harusnya adalah guru yang mengajari orang-orang yang belum diurapi. Karena itu mereka tidak boleh salah, sekalipun tidak ada seorang manusiapun yang benar dan sempurna. Dari antara guru pasti ada yang bodoh. Tapi itu adalah kebodohan guru, bukan kebodohan murid. Jelas harus beda antara kebodohan guru dengan kebodohan murid. Jelas beda nilai 5 murid kelas 1 dengan nilai 5 murid kelas 2. Jika tidak demikian maka apa artinya jenjang itu. Karena itu "ALLAH adalah kasih" mempunyai tempatnya sendiri, sedangkan "ALLAH adalah kebencian" mempunyai tempatnya sendiri pula. Tidak semua dikasihi ALLAH juga tidak semua dibenci ALLAH, sekalipun ada ayat yang berbunyi: "Kasihilah musuhmu." >> Matius 5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. 5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Kita perlu tahu musuh yang seperti apakah yang harus kita kasihi itu dan musuh yang seperti apa yang harus tetap merupakan musuh kita. Sebab ada 2 alam permusuhan kita, yaitu alam duniawi dengan alam ILAHI. Dalam alam duniawi kita ini mempunyai banyak musuh; Sebagai suami kita suka bermusuhan dengan istri atau sebaliknya. Sebagai orangtua kita suka bermusuhan dengan anak atau sebaliknya. Kita juga bermusuhan dengan saudara karena masalah harta warisan. Kita bermusuhan dengan teman, dengan tetangga, dengan teman kantor, dengan saingan dagang kita, atau bahkan dengan teman segereja kita. Kita juga dihadapkan dengan maling, copet, perampok, pembunuh, teroris yang mengebom sanak keluarga kita, dan lain-lainnya. Nah, bagaimana kita menyikapi musuh-musuh kita itu? Haruskah kita sebagai anak-anak Terang, anak-anak ALLAH memusuhi orang-orang yang belum mengenal Terang? Patutkah anak terang memusuhi anak kegelapan? Patutkah orang pinter memusuhi orang idiot? Patutkah orang waras memusuhi orang gila? Patutkah orang dewasa memusuhi anak-anak? Kalau di jalan mobil kita diserempet mobil orang, patutkah kita marah-marah, menuntut kerugian atau sampai berantem hanya masalah harta duniawi saja? Tapi bagaimana dengan terhadap setan. Haruskah kita bersahabat dengan setan? Bagaimana dengan terhadap orang-orang kebenaran yang melakukan kesalahan? Bagaimana dengan terhadap saudara-saudara seiman kita yang melakukan suatu kesalahan yang amat fatal? >> Matius 3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Yohanes Pembaptis mengata-ngatai orang-orang Farisi dan Saduki. >> TUHAN YESUS setiap kali ketemu orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat selalu mengambil sikap kasar, bermusuhan dan mengutuki mereka: "Celakalah kamu orang-orang Farisi …….." >> TUHAN YESUS menyerahkan Yudas Iskariot kepada iblis. >> Ananias dan Safira yang mendustai ALLAH, langsung dicabut nyawanya. >> Kisah 15:2 Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu. Paulus dan Barnabas melawan dengan keras ajaran-ajaran yang keliru dari rasul- rasul kelompok Petrus. >> Kisah 15:36 Tetapi beberapa waktu kemudian berkatalah Paulus kepada Barnabas: "Baiklah kita kembali kepada saudara-saudara kita di setiap untuk melihat, bagaimana keadaan mereka." 15:37 Barnabas ingin membawa juga Yohanes yang disebut Markus; 15:38 tetapi Paulus dengan tegas berkata, bahwa tidak baik membawa serta orang yang telah meninggalkan mereka di Pamfilia dan tidak mau turut bekerja bersama-sama dengan mereka. 15:39 Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus. Rasul Paulus menyikapi Markus dengan tegas sekalipun pada akhirnya mereka bersatu lagi. >> menentangnya, sebab ia salah. Paulus menentang Petrus secara terang-terangan. >> 1Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain. Sebagai rasul atau pimpinan Paulus memposisikan dirinya sebagai teladan jemaat. >> 1Timotius 4:12 Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. >> Titus 2:7 dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, Nggak peduli orang tua atau muda, setiap orang Kristen dituntut untuk menjadi teladan. Jika tidak bisa dijadikan teladan harus ditegur dan disikapi secara tegas, sebagaimana Paulus menyikapi Markus dan Petrus. >> Matius 18:6 "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. >> 1Yohanes 5:17 Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut. yang bisa kita ampuni kesalahannya, tapi ada pula orang yang tak bisa kita ampuni kesalahannya. >> Roma 13:1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. 13:2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. 13:3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. 13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. Pelanggaran hukum harus diproses secara hukum. Kita bersalah kepada ALLAH kalau menyembunyikan kesalahan terhadap pemerintah, sebab ayat itu menyatakan bahwa pemerintah adalah hamba ALLAH. Pemerintah adalah kepanjangan tangan ALLAH untuk menghukum orang-orang yang melakukan kejahatan. >> Keluaran 34:7 yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak- anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat." Kasih itu tidak berarti membebaskan orang dari hukuman. >> Wahyu 3:19 relakanlah hatimu dan bertobatlah! Tegoran dan hajaran adalah juga bentuk kasih. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 2012/1/4 Agustinus Silalahi
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: Edy Nurhan Sender: konferens-DKI@yahoogroups.com Date: Wed, 4 Jan 2012 12:18:53 +0700 To: Agustinus Silalahi Cc: Konferens DKI<konferens-dki@yahoogroups.com> Subject: Re: [Konferens-DKI] ...mohon pamit...
Dear sdr Agustinus Silalahi, Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: aem.aman Sender: konferens-DKI@yahoogroups.com Date: Wed, 4 Jan 2012 06:06:50 +0000 To: Eddy Nurhan Subject: Re: [Konferens-DKI] ...mohon pamit...
Dear All, Sent from my BlackBerry® Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: debezz.frankie To: Sent: Wednesday, January 04, 2012 1:35 PM Subject: Re: [Konferens-DKI] ...mohon pamit...
Seperti Abang Amir, saya juga sempat bertanya-tanya dalam hati, kok diskusi "jonggol gate" sepertinya menguap begitu saja. Padahal sangat menarik untuk dicermati. Mengapa menjadi menarik? Karena para petinggi organisasi yang sebenarnya member milis ini dan pasti tahu duduk perkara sebenarnya, justru memilih tidak ada bersuara maupun menyatakan "press release" resminya. Sent from my BlackBerry® Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: Edi Limbong Sender: konferens-DKI@yahoogroups.com Date: Wed, 4 Jan 2012 13:40:10 +0700 To: Subject: [Konferens-DKI] The NEW Jonggol Gate - 2012
Ganti Topik deh kalau gitu,
Saya juga setuju agar pembahasan Jonggol Gate dibuka lagi. Apa perlu kita para awam membentuk suatu komisi utk menelusuri hal ini yg nantinya dilaporkan ke Millis ini?
salam edi limbong xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: "Ron Sinaga" Date: Wed, 4 Jan 2012 06:50:49 +0000 To: Subject: Re: [Konferens-DKI] The NEW Jonggol Gate - 2012 Tidak usah diomongin lagi. Khan sudah diterapkan supaya kita saling mengasihi. Lupakan saja kesalahan Pdtm. Kita kasihilah dia dan tidak usah lagi ungkit2 kesalahan nya. Marilah saling mengasihi.. Ampunilah sesama kita manusia.. Setuju?? Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: aem.aman Date: Wed, 4 Jan 2012 07:10:27 +0000 To: Subject: Re: [Konferens-DKI] The NEW Jonggol Gate - 2012 Dear Bro Ron, Sent from my BlackBerry® Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: "Ron Sinaga" Date: Wed, 4 Jan 2012 07:23:51 +0000 To: Subject: Re: [Konferens-DKI] The NEW Jonggol Gate - 2012 Bro Aman, Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: "aem.aman
Sent: Wednesday, January 4, 2012 2:34 PM
Bro Ron, Sent from my BlackBerry® Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 2012/1/4 Ronald Sinaga
Brother Aman, Kutipan Brother Aman, "Apakah dengan melakukan kasih kita juga diijinkan melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap hukum dan perintah Allah..." Semoga bisa di jawab oleh yang sering mengatakan/mengutamakan "KASIH" ..... Live Long and Prosper (Spock) Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx From: Gilbert Elvryan Date: 2012/1/4
Jika seseorang yang bukan SDA bertanya apa agama kita dan bila kita memberitahukan bahwa agama kita adalah Advent (SDA), maka seringkali orang itu mengatakan bahwa, oh iya ya....Advent itu :
- Tidak merokok - Tidak minum Teh, Kopi - Tidak makan makanan haram - Tidak makan daging - Gerejanya hari Sabtu
Tetapi, seberapa seringkah kita dikenal oleh orang lain yang bukan SDA bahwa Advent itu: - Seorang yang menghidupkan karakter YESUS?
Tidak masalah betapa lurus hidupmu, tidak masalah berapa banyak bantuan/kebaikan yang engkau telah lakukan, tidak masalah betapa religius-nyapun penampilanmu, engkau bukanlah Advent/Kristen sejati hingga engkau mengenal Yesus secara pribadi dan menghidupkan akan karakterNYA. Melakukan apa yang benar tidak akan membuatmu menjadi orang Advent/Kristen yang sejati. Hal itu hanya membuatmu menjadi orang yang bermoral.
Gereja yang mula-mula berfokus pada YESUS KRISTUS. Dan thema pemikiran, pembicaraan, diskusi mereka adalah hanya KRISTUS. "Kristus melakukan ini, Kristus melakukan itu, Kristus berkata begini, Kristus berkata begitu, sehingga orang lain mengenal YESUS dari karakter yang mereka tunjukkan.
Akan disebut apakah anda jika anda dinamai berdasarkan hal-hal yang paling sering anda bicarakan, diskusikan dan pikirkan? apakah anda orang baik? atau apakah anda benar-benar seorang yang menghidupkan karakter YESUS? pikirkanlah hal ini!!
Salam Tahun Baru, Gilbert Sinaga JONGGOL GATE-2 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
>>Surat-menyurat : hakekathidupku@yahoo.co.id, hakekathidupku_nolnol@yahoo.co.id,
>>Milis Group : hakekatku_00@yahoogroups.com, http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/
http://groups.yahoo.com/group/newhakekatku/
>> Bl o g : http://bloghakekatku.blogspot.com |
Attachment(s) from Saul Paulus
1 of 1 File(s)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar