Om Swastyastu.
Inggih Lugrayang titiang nyarengin urun carita maring topic sane keliwat lintang puniki.
SEMOGA PEMIKIRAN-PEMIKIRAN SANE RAHAYU PUNIKI DATANG DARI SEMUA ARAH.
SESUNGGUHNYA SEMUA MASALAH BISA DISELESAIKAN DENGAN DAMAI, ASALKAN SEMUA PIHAK YANG BERMUSUSHAN MAU DUDUK BERSAMA, SALING MENGUTARAKAN PENDAPAT YG DIDASARI ATAS CINTA KASIH
SEPANJANG SEJARAH UNGKAPAN YG DISAMPAIKAN LEWAT CINTA KASIH
DHARMA SELALU MEBUAHKAN HASIL – KEDAMAIAN.
Semoga semia pihak Damai dihati, damai didunia damai dalam kasih Hyang Widdhi.
Inggih meskipun titiang sebagai pemangku, sudah tentu tidak berani ( tan purun ) memberikan comment semaunya, sebelum melihat permasalahan yang sesungguhnya, karena seorang pemangku semestinya ngamolihang linggih sane pinih becik,…..sewewengkon sevanamnya ( Daerah pengabdiannya ) dan kini sesungguhnya ada apa dibalik ini………?
Semoga Pinandita Sanggraha Nusantara (P.S.N) bisa melihat masalah ini dengan jernih dan bisa mengambil langkah langkah yang positip, sehingga keberadaannya sebagai Organisasi kepemangkuan bisa memberikan contribusi yang positip kepada semua Pihak.
Kalau titiang boleh mengambil suatu referensi maring Desan titiange, seorang pemangku semestinya kena aturan NYADA. Artinya Sevanam seorang pemangku adalah berupa pengabdian yang dirumuskan dalam Jan Bangul maring Pura didesa yang bersangkutan, sehingga pemangku tersebut sudah terlepas dari :
- Ayah ayahan yang berupa Physik dari banjar
- Bebas dari pepeson banjar ( iuran wajib )
Semoga Agama, Ugama, lan Igama tetap memargi pinih rahajeng
Agama adalah sasaran Hidup kita ( Goal )
Igama usaha untuk mencapai tujuan Hidup ( Ojective )
Ugama adalah uger uger untuk mencapai tujuan hidup ( Etika & SOP )
Inggih titiang wantah menunggu informasi selanjutnya.
Namaste.
Om Swastyastu.
Inggih Lugrayang titiang nyarengin urun carita maring topic sane keliwat lintang puniki.
SEMOGA PEMIKIRAN-PEMIKIRAN SANE RAHAYU PUNIKI DATANG DARI SEMUA ARAH.
SESUNGGUHNYA SEMUA MASALAH BISA DISELESAIKAN DENGAN DAMAI, ASALKAN SEMUA PIHAK YANG BERMUSUSHAN MAU DUDUK BERSAMA, SALING MENGUTARAKAN PENDAPAT YG DIDASARI ATAS CINTA KASIH
SEPANJANG SEJARAH UNGKAPAN YG DISAMPAIKAN LEWAT CINTA KASIH
DHARMA SELALU MEBUAHKAN HASIL – KEDAMAIAN.
Semoga semia pihak Damai dihati, damai didunia damai dalam kasih Hyang Widdhi.
Inggih meskipun titiang sebagai pemangku, sudah tentu tidak berani ( tan purun ) memberikan comment semaunya, sebelum melihat permasalahan yang sesungguhnya, karena seorang pemangku semestinya ngamolihang linggih sane pinih becik,…..sewewengkon sevanamnya ( Daerah pengabdiannya ) dan kini sesungguhnya ada apa dibalik ini………?
Semoga Pinandita Sanggraha Nusantara (P.S.N) bisa melihat masalah ini dengan jernih dan bisa mengambil langkah langkah yang positip, sehingga keberadaannya sebagai Organisasi kepemangkuan bisa memberikan contribusi yang positip kepada semua Pihak.
Kalau titiang boleh mengambil suatu referensi maring Desan titiange, seorang pemangku semestinya kena aturan NYADA. Artinya Sevanam seorang pemangku adalah berupa pengabdian yang dirumuskan dalam Jan Bangul maring Pura didesa yang bersangkutan, sehingga pemangku tersebut sudah terlepas dari :
- Ayah ayahan (contribusi ) yang berupa Physik dari banjar
- Bebas dari pepeson banjar ( iuran wajib )
Semoga Agama, Ugama, lan Igama tetap memargi pinih rahajeng
Agama adalah sasaran Hidup kita ( Goal )
Igama usaha untuk mencapai tujuan Hidup ( Ojective )
Ugama adalah uger uger untuk mencapai tujuan hidup ( Etika & SOP )
Inggih titiang wantah menunggu informasi selanjutnya.
Namaste.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar