Minggu, 01 September 2013

Pilgub Jatim 2013: Soekarwo-Syaifullah Menang, Tapi...

Pilgub Jatim 2013: Soekarwo-Syaifullah Menang, Tapi......
La Nyalla Mattalitti Disebut Sebagai Mafia Oleh Masyarakat Jatim
13776198699975400913776197731515120093
Salah satu poster/baliho/banner kampanye pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (KarSa), saat pemilihan gubernur Jawa Timur (Jatim) diatas merupakan gambar yang bisa bercerita banyak hal tentang pandangan masyarakat Jatim terhadap La Nyalla Mattalitti yang merupakan ketua Kadin (Kamar Dagang & Industri) Jatim, ketua MPW Pemuda Pancasila Jatim & pengurus PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) sekaligus patner (anak buah) dari Nirwan Bakrie (putra Aburizal Bakrie) dalam kemelut PSSI saat bermusuhan dengan pengurus PSSI yang lain beberapa waktu yang lalu, yang akhirnya Bakrie Group bisa menempatkan La Nyalla pada posisi strategis di PSSI saat ini.

Dari poster diatas, dimana gambar La Nyalla Mattaliti yang berada ditengah sedang merangkul gambar pasangan calon gubernur Soekarwo-Syaifullah Yusuf dan gambar poster tampaknya dibuat oleh La Nyalla & anak buahnya, dengan tujuan memberikan gambaran pada masyarakat Jatim bahwa pasangan KarSa seolah merupakan anak buah dari La Nyalla Mattalitti.

Tampak dari gambar poster tersebut, yang dicoret dan ditulisi kata2 "mafia" hanyalah foto gambar la Nyalla Mattaliti, sedangkan gambar pasangan Soekarwo & Syaifullah tidak dicoret2. Jika memang masyarakat jatim tidak suka pada pasangan KarSa, tentu bukan hanya gambar La Nyalla yang dicoret & ditulisi kata2 "mafia", "preman" dll.

Poster kampanye yang dibuat & dipasang oleh La Nyalla Mattalitti & anak buahnya diseluruh Jawa Timur, hampir semua yang ada gambar foto La Nyalla dicoret2 seperti diatas. Bahkan dibanyak tempat banyak poster/baliho seperti itu yang ditrurunkan sendiri oleh para pendukung KarSa & diganti dengan poster/banner/baliho lain yang hanya berisi gambar pasangan Soekarwo-Syaifullah.

Selain membuat & memasang poster/banner/baliho seperti gambar diatas, La Nyalla Mattalitti & anak buahnya juga banyak memasang poster/banner gambar pasangan KarSa dengan logo dibawahnya berjudul "La Nyalla Academia" atau "Kadin Institute" dilengkapi dengan gambar foto La Nyalla. Nasib poster/banner ini sama dengan baliho2 tadi, yakni banyak yang diturunkan oleh masyarakat. Yang tersisa dan tidak diturunkan masyarakat adalah banner/poster pasangan Soekarwo-Syaifullah yang tanpa logo/gambar "La Nyalla".

Apakah yang bisa ditangkap dari fenomena ini?
Jika Soekarwo-Syaifullah Yusuf memenangkan pemilihan gubernur Jatim 2013, bisakah membaca pikiran masyarakat Jatim ini? dan beranikah menunjukkan sikap bahwa kebijakan & program2nya tidak merugikan masyarakat karena hanya untuk memenuhi perintah mafia/preman?

Karsa - Masyarakat Sejahtera Tanpa Mafia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar