Minggu, 27 April 2014

Suami Ketua KPU Jember Jadi Caleg & Jadi Tim Sukses Beberapa Caleg Dari Berbagai Partai

Bagaimana Pemilu 2014 bisa Jujur & adil kalau begini? Ini baru satu daerah yang ketahuan, yang belum ketahuan?. Makanya kok marak info tentang ketidak-beresan penyelenggaraan pemilu 2014 di seluruh Indonesia dengan berbagai variasi modusnya.

Suami Ketua KPU Jember Jadi Caleg & Jadi Tim Sukses Beberapa Caleg Dari Berbagai Partai

Ditengah hiruk pikuk dugaan kecurangan pada pelaksanaan pemilu legislatif 2014 & dugaan kecurangan pada proses rekapitulasi suara di Jember, Jawa Timur. Dimana pada proses itu banyak protes dari partai politik maupun dari calon anggota legislatif yang menuding KPU jember beserta jajarannya telah melakukan penggelembungan suara partai politik atau caleg tertentu, tapi protes tersebut tidak digubris dan proses tahapan pemilu terus berjalan.

Terbukalah sebuah fakta yang cukup mengejutkan. Dimana suami dari ketua KPU Jember ternyata menjadi caleg. Dimana ada dugaan kesengajaan dengan tidak menjadikan suaminya itu sebagai caleg yang terpilih, untuk membentuk citra bahwa meski suaminya ketua KPU tapi tidak bisa terpilih, tapi suami ketua KPU tersebut ternyata juga menjadi tim sukses dari beberapa caleg, bukan dari satu partai saja. Tapi menjadi tim sukses dari beberapa caleg dari beberapa partai.

Citra positif itu diperlukan, karena sebentar lagi ketua KPU Jember akan habis masa jabatannya pada bulan Mei 2014, dan yang bersangkutan tidak akan lagi mendaftar jadi komisioner KPU di Jember, selain karena sudah menjadi anggota KPU selama 10 tahun (2 periode), yang bersangkutan sekarang sedang menjalani rangkaian test sebagai  calon komisioner Komisi Informasi (KI) propinsi Jatim.

Padahal dalam peraturan untuk rekruitmen komisioner di KI Jatim, ada persyaratan bahwa para peserta seleksi calon anggota KI Jatim, sedang tidak menjabat sebagai anggota komisioner lembaga negara lainnya dll, tapi entahlah kenapa yang bersangkutan bisa lolos test tahap awal dan sekarang tinggal menjalani test tahap akhir, yakni menjalani fit & proper test di DPRD Jawa Timur, yang akan berlangsung setelah selesainya rekapitulasi suara pemilu legislatif, yakni sekitar bulan April – Mei 2014 ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar