Senin, 19 Mei 2014

Petir Menggelegar, Pertanda Prabowo Memang Ditakdirkan Jadi Presiden RI

Petir Menggelegar, Pertanda Prabowo Memang Ditakdirkan Jadi Presiden RI

Petir yang menggelegar sebanyak 3 kali pada saat deklarasi adalah pertanda bahwa pasangan Prabowo - Hatta Radjasa (Prahara) memang didukung oleh kekuatan alam untuk jadi Presiden & Wakil Presiden RI periode 2014 - 2019

Karena itu untuk umat Islam wajib hukumnya untuk memilih pasangan Prahara, jika tidak ingin mendapatkan adzab. Karena inilah saatnya menyelamatkan umat Islam dari para musuh Islam.

Salah satu sikap dan kebijakan yang sangat tegas dari pak Prabowo untuk melindungi kepentingan umat Islam adalah, bahwa para kepala daerah, seperti Gubernur, Walikota & Bupati sebaiknya berkoordinasi dengan Front Pembela Islam (FPI), untuk memerangi kemaksiatan dll dan menyelamatkan Indonesia dari kehadiran  musuh umat Islam.

Karena saat ini musuh umat Islam sudah sangat mendominasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa & bernegara di Indonesia. Ini bisa dilihat dengan sangat leluasanya aktivitas di masyarakat dari para eks pengikut & keturunan dari orang2  PKI (Partai Komunis Indonesia) yang jelas tidak beragama, eks pengikut & keturunan dari orang2  PNI (Partai Nasional Indonesia) yang membawa ajaran Soekarno yang sudah jelas dilarang di Indonesia melalui TAP MPR, karena cenderung ke arah yang mengaburkan aqidah. Selain itu makin marak pula bebasnya aktivitas dari organisasi2 ataupun kelompok2 yang berseberangan dengan ajaran Islam, seperti Syiah, Ahmadiyah, Jaringan Islam Liberal, Tan Malaka dll. Juga bisa dilihat betapa dominannya peran kemasyarakatan, kenegaraan & ekonomi dari para pemberontak ataupun keturunan pemberontak RI seperti PRRI, PERMESTA dll yang disetir/terpengaruh pihak asing/barat, yang juga merupakan musuh umat Islam

Selain itu jelas & tegas pula salah satu program dari pak Prabowo untuk membela umat Islam, dimana  jika terpilih sebagai Presiden RI, sebagaimana dalam visi misi yang disampaikan beliau, yakni harus segera dilaksanakan Program Pemurnian Agama (PPA). PPA ini wajib segera dilaksanakan, karena bisa dilihat di masyarakat, bahwa banyak warga negara yang mengaku beragama Islam, tapi mungkin hanya Islam KTP. Mengaku beragama Islam tapi bertentangan dengan aqidah, karena melakukan hal2 yang bid'ah, seperti misalnya melakukan kegiatan  tahlil, berdoa dikuburan, wanita tidak berhijab, dll.

Untuk itu pada peilihan presiden tahun 2014, umat Islam, fadla (wajib) hukumnya untuk memilih & memenangkan pasangan Prahara dan sangat haram jika memilih pasangan lain yang tidak didukung oleh partai2 Islam yang benar secara aqidah.

Prabowo Tiba di Lokasi Deklarasi, Petir Menggelegar Tiga Kali
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTI8IfmQn0WZMern0b1mamxLc2jcXkhY1OJ1-k3SC-X4bsdYulE2w
MERDEKA.COM. Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tiba di Rumah Polonia I/29, Jl Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, lokasi deklarasi. Prabowo tiba dengan mengenakan kemeja putih dan celana cokelat dan Hatta Rajasa dengan kemeja putih serta celana bahan hitam.

Kedatangan keduanya langsung disambut sejumlah kader Gerindra, PAN, PKS, dan PPP. Pantauan merdeka.com di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Tidak sepatah kata pun keluar dari mulut mantan Danjen Kopasus itu. Namun ada hal menarik terjadi. Saat Prabowo hadir, para hadirin yang hadir di lokasi deklarasi sempat dibuat kaget oleh suara petir yang menggelegar sebanyak tiga kali. Namun setelah itu, mereka kembali meneriakan nama Prabowo.

"Hidup Prabowo, Prabowo pasti menang," teriak para hadirin di lokasi, Senin (19/5).

Sementara itu, Hatta Rajasa hadir lebih dulu dari Prabowo di lokasi deklarasi. "Insya Allah siap menang, bersama-sama membangun bangsa mandiri yang kuat," katanya.

Dalam acara deklarasi pasangan Prabowo-Hatta ini, sejumlah petinggi partai anggota koalisi telah hadir, di antaranya; Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Presiden PKS Anis Matta, Ketua MPP PAN Amien Rais, Ketua Umum Gerindra Suhardi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar