Kamis, 30 Agustus 2012

[PERS-Indonesia] Re: [GELORA45] Kinerja DPR Mengecewakan - Marzuki: DPR Telah Kerja Keras

 

Subject: Re: [GELORA45] Kinerja DPR Mengecewakan - Marzuki: DPR Telah Kerja Keras
 
NOTE : ....  SEKERAS BATU KAPUR ....... (BEGITU KENA TITISAN AIR (uang )  ....segera  LUMER .......), mrc.
 
 
 
-------Original Message-------
 
Date: 30.8.2012 5:16:21
Subject: Re: [GELORA45] Kinerja DPR Mengecewakan - Marzuki: DPR Telah Kerja Keras
 
Yah, mau mengharapkan apa lagi dari bang MA yang senang ngubul bahwa
dia dan keluarga ebsarnya SELALU memakai produksi DN bersama pariwara
boss dari Surabaya?
 
 
CC
 
Pada tanggal 30/08/12, GELORA45 <SADAR@netvigator.com> menulis:
> Kinerja DPR Mengecewakan
> Kamis, 30 Agustus 2012 | 7:51
>
> Jeirry Sumampow [google][JAKARTA] Koordinator Komite Pemilih Indonesia
> (Tepi), Jeirry Sumampow mengemukakan, kinerja DPR sangat tidak memuaskan dan
> jauh dari harapan rakyat banyak.
>
> Apa yang dilakukan anggota DPR hanya rutinitas semata. Tak ada yang
> signifikan dan penting. Lebih banyak ramai di publik untuk berwacana, tetapi
> sangat miskin hasil yang konkrit.
>
> Hal itu karena kepentingan partai sangat dominan, ketimbang kepentingan
> rakyat. Akibatnya, banyak kasus besar yang mereka bahas tak selesai, tetapi
> hilang begitu saja tanpa tindak lanjut yang konkrit.
>
> "Rayat terus mereka bohongi dengan wacana yang mereka ciptakan di publik
> agar terlihat seolah-olah mereka bekerja. Padahal semuanya hanya
> fatamorgana. Semua hanya bagian dari upaya pencitraan," kata Jeiry di
> Jakarta, Rabu (29/8).
>
> Ia menjelaskan hal yang sama terjadi dalam masalah regulasi atau pembuatan
> UU. Regulasi yang dihasilkan kualitasnya tidak memadai, banyak sekali yang
> tak sinkron dan harmonis, baik di antara pasal-pasal dan ayat-ayat di
> dalamnya, maupun dengan regulasi lain yang berkaitan.
>
> Kondisi itu juga terjadi tidak hanya karena kepentingan partai lebih dominan
> dalam hal pembuatan regulasi, tapi juga karena kualitas individu anggota DPR
> banyak yang under capacity. Kehadiran mereka di DPR lebih sebagai sebuah
> proses belajar, daripada pengabdian kepada rakyat.
>
> "Saya kira DPR kita tidak memiliki kepekaan terhadap apa yang merupakan
> pergumulan rakyat banyak. Laporan-laporan masyarakat juga agak minim yang
> diadvokasi oleh DPR. Kecuali yang berkaitan langsung dengan kepentingan
> mereka untuk masuk lagi sebagai anggota DPR dalam periode berikutnya,"
> ujarnya.
>
> Menurutnya, salah satu indikator buruknya kinerja regulasi DPR adalah
> banyaknya gugatan di MK yang kemudian dikabulkan. Belum lagi ada komentar
> sejumlah anggota DPR di publik yang banyak tak sesuai dan tak konsisten.
>
> Hari ini bisa begini, besok sudah lain lagi. Ketidakkonsistenan ini membuat
> rakyat muak dengan DPR. Bahkan Ketua DPR Marzuki Ali banyak membuat hal-hal
> yg keliru. Banyak omongannya yang semestinya tak perlu dan malah menunjukkan
> bahwa beliau tak layak menjadi Ketua DPR.
>
> "Terakhir komentar Marzuki Ali dalam konteks Pilkada DKI yang sangat
> tendensius soal SARA karena beliau mengatakan bahwa pilihlah gubernur
> Islam," tuturnya.
>
> Ke depan, ia menyarankan DPR sebaiknya lebih fokus dalam tugas pokoknya.
> Jangan terlalu sibuk dengan urusan wacana publik dan pencitraan. Kondisi itu
> untuk menciptakan kualitas output yang lebih baik, khususnya berkaitan
> dengan regulasi yang dihasilkan. [R-14]
>
>
>
> Marzuki: DPR Telah Kerja Keras
> Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 30 Agustus 2012 | 03:15 WIB
> KOMPAS/HENDRA A SETYAWANKetua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Marzuki Alie
> JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie mengklaim
> bahwa DPR telah bekerja keras dalam menjalankan tugasnya terlebih soal
> fungsi legislasi atau pembuatan undang-undang. Rendahnya kuantitas produk UU
> yang dihasilkan, menurut dia, lantaran banyak kendala selama pembahasan.
>
> "Di antaranya adanya perbedaan pandangan yang cukup tajam terhadap suatu
> substansi, baik antara DPR dan pemerintah maupun di antara fraksi di DPR,"
> kata Marzuki ketika menyampaikan pidato memperingati HUT ke-67 DPR di Gedung
> Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
>
> Seperti diberitakan, kritikan publik terhadap kinerja DPR salah satunya
> terkait fungsi legislasi. Pada tahun 2012, hanya 12 rancangan undang-undang
> yang disahkan Dewan dari 64 RUU yang masuk program legislasi nasional tahun
> 2012.
>
> Marzuki mengatakan, Dewan meminta perhatian Presiden Susilo Bambang
> Yudhoyono untuk meminimalisasi hambatan yang ada. Selain itu, pimpinan DPR
> meminta fraksi dan anggota Dewan agar mengoptimalkan penyelesaian RUU.
>
> Marzuki menambahkan, uji materi beberapa UU ke Mahkamah Konstitusi tidak
> bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur kualitas UU. Uji materi itu, kata
> dia, wajar dalam negara demokrasi sebagai bentuk check and balance. Hanya
> saja, kata dia, dalam setiap pembahasan RUU, Dewan selalu mempertimbangkan
> konstitusionalitas.
>
> Editor :
> Eko Hendrawan Sofyan
 
 
------------------------------------
 
Berita dan Tulisan yang disiarkan GELORA45-Group, sekadar untuk diketahui dan sebagai bahan pertimbangan kawan-kawan, tidak berarti pasti mewakili pendapat dan pendirian GELORA45.Yahoo! Groups Links
 
<*> To visit your group on the web, go to:
 
<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional
 
<*> To change settings online go to:
    (Yahoo! ID required)
 
<*> To change settings via email:
 
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
 
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
 
 
 
-----
No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 2012.0.2196 / Virus Database: 2437/5233 - Release Date: 08/29/12
 
 

__._,_.___
Recent Activity:
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Milis Pers Indonesia
Powered by : http://www.GagasMedia.com
GagasMedia.Com Komunitas Penulis Indonesia
Publish Tulisan Anda Disini !

Khusus Iklan Jual-Beli HP/PDA
Ratusan Game/Software HP Gratis
http://www.mallponsel.com

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar