Senin, 20 Agustus 2012

[M_S] Bekerja, berusaha, berdo'a dan bertawakkal.

 

BEKERJA, BERUSAHA, BERDO'A DAN BERTAWAKKAL ATAS KETENTUAN) ALLAH:

 

A'udzu billahis sami'il 'aliimi minasy syaithaanir rajiim

Bismillahirrahmanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr.wb. Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara, Adik-adik dan para pembaca artikel ini yang insya Allah dimuliakan dan dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT). Saya mengajak Anda untuk menjadikan Al Qur'an sebagai petunjuk jalan yang lurus, sebagai pelajaran, sebagai pedoman hidup kita bersama. Sebagaimana setiap hari kita mohon kepada Allah SWT agar ditunjukkan jalan yang lurus 17 kali sehari. [1.6] Tunjukilah kami jalan yang lurus, [1.7] (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

 

A-PERINTAH BEKERJA,  BERUSAHA DI JALAN ALLAH

Manusia hidup di dunia diwajibkan berusaha mencari rezki, mencari karunia Allah SWT.

1.-Berusaha, bekerja, perintah bekerja, bekerjalah kamu. Qs.9:105

2.-Bekerja-Ikhtiar-berusaha .Qs.25: 47;

3.-Kerja-Ikhtiar-mencari karunia Allah. Qs..62: 10;  17: 12;

4.-Kerja-mencari nafkah untuk keluarga = jihad fii sabilillah. HSM.2502, 2503

5.-Bekerja, berusaha merubah nasib, bekerjalah jangan menyerah kpd nasib.Qs.8:53; 13: 11; HSB.1781

6.-Seburuk-buruk usaha ialah usaha pelacuran, jual beli anjing, tenung dan bekam.HSM.1533,1534

 

B-BERDO'A, BERDO'ALAH KAMU:

a).-Perintah berdoa. Qs.2:186; 40:60

b).-Tidak semua do'a di-ijabah, sekalipun di tempat-tempat multazam.

c).-Larangan berdo'a: Qs.

 

C-HASIL USAHANYA MENURUT KETENTUAN ALLAH SWT

D-APAPUN HASILNYA BERTAWAKKAL KEPADA ALLAH, ITU KEHENDAK ALLAH SWT.

 

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

A-PERINTAH BEKERJA,  BERUSAHA DI JALAN ALLAH

Manusia hidup di dunia diwajibkan berusaha mencari rezki, nafkah, mencari karunia Allah SWT.

A1.-Berusaha, bekerja, perintah bekerja, bekerjalah kamu. Qs.9:105

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".Qs.At Taubah:105

 

A2.-Bekerja-Ikhtiar-berusaha .Qs.25: 47;

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.  Qs.Al Furqoon (25): 47

 

A3.-Bekerja-Ikhtiar-mencari karunia Allah. Qs..62: 10;  17: 12;

Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari karunia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.Qs.17: 12

 

Apabila telah ditunaikan sembahyang, (sholat Jumu'ah) maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Qs.Jumu'ah (62):10

 

A4.-Bekerja-mencari nafkah untuk keluarga = jihad fii sabilillah. HSM.2502, 2503

Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. sabdanya: "Orang-orang yang berusaha mencari nafkah untuk perempuan-perempuan yang tidak (belum) bersuami dan untuk orang-orang miskin, sama dengan orang-orang yang berperang fi sabilillah." HSM.2502.

 

Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Orang-orang yang bertanggung jawab mengurus anak yatim, baik dari keluarga sendiri atau tidak, maka aku dan dia seperti dua ini kelak di surga." Dan beliau memberi isyarat dengan merapatkan jari telunjuk dan jari tengah (artinya berdekatan). HSM.2503.   (Pen. Artinya mendapat Surga V.I.V.)

 

A5.-Bekerjalah, berusahalah untuk merubah nasib, Qs.8:53; 13: 11; HSB.1781

Bekerjalah, berusahalah jangan menyerah kepada nasib, sebab Allah SWT tidak akan merubah nasib anda, apabila anda tidak mau berusaha untuk merubahnya..Qs.8:53; 13: 11; HSB.1781

 

Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,Qs.8:53

 

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. Qs. 13:11

 

Dari Ali r.a, katanya: Kami duduk bersama Nabi s.a.w. dan di tangan  beliau ada sepotong kayu yang dicocok-cocokannya ke tanah dan di tunggang balikkannya, lalu beliau bersabda: "Setiap kamu  telah ditentukan tempatnya dalam  neraka atau dalam surga." Di antara orang banyak itu ada yang bertanya: "Apakah tidak lebih baik kita menyerah saja, ya Rasulullah?" Jawab Nabi: "Tidak boleh, melainkan hendaklah kamu bekerja dan setiap orang memperoleh kemudahan." Kemudian beliau membacakan ayat: "Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik,  maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar." Qs.Al Lail (92): 5 s/d 10

 

Allah SWT sudah menentukan rezki seseorang dan kapan waktunya rezki itu diberikan, dibagikan kepada hambanya. Semua sudah ditentukan rezekinya, dan waktu memberinya rezki itu. Apabila rezki itu belum waktunya diberikan kepada hambanya, sekalipun hambanya bekerja, berusaha sekuat tenaga bila belum waktunya akan susah sekali untuk menjemput rezkinya, tetapi apabila sudah sa'atnya rezki itu diberikan kepada hambanya, maka rezki itu dengan mudahnya mendatangi hamba-itu atau dengan mudah hamba itu menjemput rezkinya.

 

Kalau bukan rezkinya, walaupun rezki itu sudah ditangan seorang hamba,  akan tetapi rezki itu akan pergi dengan mudahnya meninggalkan hamba, pada hakekatnya adalah rezki milik Allah SWT.

 

A6.-Seburuk-buruk usaha ialah usaha pelacuran, jual beli anjing, tenung dan bekam. HSM.1533,1534

Dari Abu Mas'ud Al Anshari r.a., katanya: "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. melarang (menerima atau membayar) uang harga jual-beli anjing, usaha pelacuran, dan usaha tenung." HSM.1533

 

Dari Rafi' r.a., katanya dia mendengar Nabi s.a.w., bersabda: "Seburuk-buruk usaha ialah usaha pelacuran, jual beli anjing, dan usaha tukang bekam." HSM.1534

 

B-BERDO'A, BERDO'ALAH KAMU DAN JANJI ALLAH SWT:

a).-Perintah berdoa. Qs.2:186; 40:60

 Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Qs.Al Baqarah (2): 186

 

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina".  Qs.Al Mu'min (40): 60

 

b).-Di dunia ini tidak semua do'a di-ijabah, sekalipun berdo'a di tempat-tempat multazam.

Allah SWT memegang rahasia alam, apabila semua do'a diijabah di dunia ini maka tidak ada lagi orang miskin, tidak ada lagi orang jelek, pasti semua berdo'a ingin kaya, ingin ganteng, ingin cantik. Maka Allah SWT akan mengabulkan do'anya insya Allah nanti di akhirat, apabila do'anya memenuhi syarat-syaratnya do'a dan do'anya tidak melanggar aturan-aturan Allah. Seperti larangan-larangan berdo'a.

 

C-HASIL USAHANYA MENURUT KETENTUAN ALLAH SWT

Tidak semua hasil usaha memuaskan, sebab segala sesuatu (nasib) sudah tertulis di Buku Besar Allah SWT yaitu Kitab Lauchim Mahfudz. Karena Allah SWT mengetahui yang terbaik buat hamba-Nya.

 

D-APAPUN HASILNYA BERTAWAKKAL KEPADA ALLAH, ITU KEHENDAK ALLAH SWT.

Setelah berusaha keras, bekerja keras, belum juga mendapatkan hasil yang memuaskan, maka seorang hamba harus mencoba lagi, dicoba, dicoba dan dicoba lagi, jangan sampai putus asa, harus dicoba lagi, sesuatu yang berhasil memerlukan percobaan yang banyak sekali, jangan menyerah dengan nasib dulu, dicoba terus. Contoh: Bagaimana seseorang menciptakan lampu, berapa ratus kali percobaan, tokh akhirnya berhasil juga. Namum kita tidak boleh terlepas dari bertawakkal kepada Allah SWT agar kita tidak kecewa, apabila usaha kita belum berhasil. Karena Allah SWT berbuat sesuatu untuk kebaikan hamba-Nya.

 

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, saya hanya sebatas menyampaikan beberapa ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits Shahih, semoga bermanfa'at bagi yang membaca Al Qur'annya, Haditsnya, terjemahnya, tafsirnya untuk dimengerti dan diamalkan di dalam kehidupannya sehari-hari, semoga kita menjadi orang yang beriman, bertakwa dan beramal saleh, karena itulah sebagai syarat-syaratnya utama untuk selamat di dunia dan akhirat, semoga surga yang kita capai, insya Allah, amin. Alhamdulillahirabbil'alamin, Billahi taufik wal hidayah, wassalamu'alaikum wr wb. Sukarman.

__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar