Minggu, 19 Agustus 2012

[M_S] Berdo'a koq dilarang, berdo'a koq dibatasi

 

BERDO'A KOQ DILARANG, BERDO'A KOQ DIBATASI

A'udzu billahis sami'il 'aliimi minasy syaithaanir rajiim. Bismillahirrahmanirrahiim.

 

Assalamu'alaikum wr.wb. Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara, Adik-adik dan para pembaca artikel ini yang insya Allah dimuliakan dan dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT). Saya mengajak Anda untuk menjadikan Al Qur'an sebagai petunjuk jalan yang lurus, sebagai pelajaran, sebagai pedoman hidup kita bersama. Sebagaimana setiap hari kita mohon kepada Allah SWT agar ditunjukkan jalan yang lurus 17 kali sehari. [1.6] Tunjukilah kami jalan yang lurus, [1.7] (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

 

DOA-DOA YANG BERTENTANGAN, BERLAWANAN DENGAN AYAT-AYAT AL QUR'AN

Berdo'a kok dilarang, berdo'a kok dibatasi, bagi yang beriman kepada ayat-ayat Al Qur'an silahkan dibaca Ayat-ayat Al Qur'annya dulu, terjemahkan (baca terjemahnya), baca tafsirnya, baca asbabul nuzulnya (kalau ada), pahami manaknya, baru diamalkan, bagi yang tidak berkenan silahkan didelete saja, sebab tidak selayaknya ayat-ayat Al Qur'an diperdebatkan. Saya hanya sebatas mengutip dan menyampaikan dari ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits Shahih yang baru saya ketahui, agar bermanfa'at bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.. Perintah Nabi s.a.w.kepada umatnya"Sampaikan dariku walau satu ayat".

 

Do'a-do'a yang bertentangan, berlawanan dengan ayat-ayat Al Qur'an sebaiknya tidak diamalkan, dikerjakan, do'a tersebut anatara lain:

 

1-Nabi Nuh mendo'akan anaknya, diberi peringatan oleh Allah SWT. Qs.11: 45, 46, 47

2-Doa, Nabi Ibrahim kepada Bapaknya. Qs.9:113, 114

3-Doa, Nabi s.a.w. kpd pamannya, mendoakan orang kafir, munafik, fasik. Qs.9:80, 84, 113; 63:6

4-Doa Nabi s.a.w. kepada ibunya, pamannya (Abu Thalib). HSM.923, 924;   Qs.9:80,84,113; 63:6

5-Doa, orang kafir sia-sia. Qs.13:14

6-Doanya orang yang makan makanan haram, minum-minuman haram, pakaiannya haram.HSM.971

7-Do'a minta dipanjangkan umurnya, kecuali iblis.

 

1-Do'a Nabi Nuh mendo'akan anaknya, diberi peringatan oleh Allah SWT. Qs.11: 45, 46,

Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku, termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya."  Qs.Hud (11):45

 

Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatannya) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikat) nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan." Qs.Hud (11): 46

 

Do'a Nabi Nuh a.s. memohon perlindungan kepada Allah SWT. Qs.11:47

Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi."  Qs.Hud (11): 47

 

2-Doa, Nabi Ibrahim a.s  kepada Bapaknya. Qs.9:113, 114

Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.Qs.At Taubah (9):113

 

Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri daripadanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.  Qs.At Taubah (9): 114

 

3-Doa, Nabi s.a.w. kepada pamannya, mendoakan orang kafir, munafik, fasik. Qs.9:80, 84, 113; 63:6

Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (menyolatkan jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. Qs.At Taubat (9): 84

 

Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja).  Kendati pun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampun kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.  Qs.9:80

 

Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.Qs.At 9:113

 

Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.   Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka, Allah tidak akan mengampuni mereka; sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.  Qs.Al Munaafiquun (63): 5,6

 

4-Doa Nabi s.a.w. kepada ibunya, pamannya (Abu Thalib). HSM.923, 924;   Qs.9:80,84,113; 63:6

Nabi s.a.w. mendo'akan ibunya dilarang. HSM.923

Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Aku mohon izin kepada Tuhanku untuk memohonkan ampun bagi ibuku, tetapi tidak diperkenankan-Nya. Kemudian aku mohon izin untuk menziarahi kuburnya, lalu diperkenankan-Nya." HSM.923 (Hadits Shahih Muslim Cet.KBC Malaysia, Buku II, hal.164)

 

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Pada suatu ketika, Rasulullah s.a.w. ziarah ke kubur ibunya, lalu beliau menangis, maka menangis pulalah orang sekelilingnya. Kemudian beliau bersabda: "Aku mohon izin kepada Tuhanku untuk memintakan ampun bagi ibuku, tetapi tidak diperkenankan-Nya.Kemudian kumohon izin untuk menziarahi kuburnya, maka diperkenankan-Nya bagiku. Karena itu pergilah kalian ke kuburan, karena hal itu akan mengingatkan kalian kepada maut.: HSM.924 (Hadits Shahih Muslim Cet.KBC Malaysia, Buku II, hal.164)

 

Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (menyolatkan jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. Qs.At Taubat (9): 84

 

Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja).  Kendati pun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampun kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.  Qs.9:80

 

Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.Qs.At 9:113

 

Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.   Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka, Allah tidak akan mengampuni mereka; sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.  Qs.Al Munaafiquun (63): 5,6

 

5-Doa, orang kafir sia-sia. Qs.Ar Ra'd (13):14

Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatu pun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan doa (ibadah) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka. Qs.13: 14

 

6-Doanya orang yg makan makanan haram, minum-minuman haram, pakaiannya haram.HSM.971

Makanan dan minumannya yang halal dari segi zatnya, maupun dari cara mendapatkannya, begitu juga pakaian yang dikenakan, begitu juga rumah tempat tinggalnya, harus yang halal dari cara mendapatkannya.

 

Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Hai, Manusia! Sesungguhnya Allah itu baik. Dia tidak menerima sesuatu melainkan yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: [23.51] Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh.  Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [2.172] Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. Kemudian Nabi s.a.w. menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya perjalanan yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut masai dan berdebu. Orang itu menadahkan tangannya ke langit seraya mendo'a: "Wahai Tuhanku! Wahai Tuhanku!"  Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram, dan dia diasuh dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do'anya?". HSM.971

 

Dengan makan makanan yang halal, akan mudah terkabulnya do'anya. Al Hafidz Ibnu Mardawih meriwayatkan sebuah hadits  dari Ibnu Abbas, bahwa ketika dia (Ibnu Abbas) membaca ayat: Berdirilah Sa'ad bin Abi Waqash kemudian berkata: "Ya Rasulullah, do'akan kepada Allah SWT agar saya senantiasa menjadi orang yang dikabulkan do'anya oleh Allah". Maka Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: "Wahai Sa'ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan do'anya. Dan dengan jiwaku yang ada ditangan-Nya, sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram kedalam perutnya, maka ia tidak akan diterima amal-amalnya selama 40 hari, dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari makanan haram yang didapat dari menipu, mencuri, korupsi, riba, makan harta anak yatim dan semua makanan yang didapat dengan cara yang haram, maka neraka jahanam lebih layak baginya". HR.At Tabrani-baca Ad-durar Al-Mantsur fi tafsir bil Ma'tsur jus II hal.403.

 

7-Do'a minta dipanjangkan umurnya, kecuali iblis.

wa ummuruhum thowiilan = panjangkanlah umurnya.

7a).-Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?" Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Qs.Al Munaafiquun (63): 10,11

 

7b).-Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz).  Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. Qs.Fathir (35): 11

 

7c).- Tidak (dapat) sesuatu umat pun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu). Qs.Al Mu'minuu (23): 43

 

7d).-Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan (nya). Qs.Al Hijr (15):5

 

Ajal (kematian) sudah ditentukan waktunya, tidak bisa dirubah-rubah sekalipun dengan do'a.

a).-Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu). Qs.Al An-Am (6): 2

 

b).- Kami telah menentukan kematian di antara kamu. Qs.Waaqi'ah (56): 60

 

Iblis minta dispensasi, minta dipanjangkan umurnya.

Iblis menjawab dan minta dispensasi: Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".Qs.7: 14

 

Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan".Qs.Al Hijr (15): 36

 

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". Qs.38: 79

 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengabulkan permintaan permohonan iblis.

Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh." Qs. 7: 15

 

Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan". Qs.15: 37, 38

 

Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)".Qs.38: 80, 81

 

8-Bagi koruptor, manipulator, nepotesme, perampok tidak selayaknya disholatkan jenazahnya, dan tidak selayaknya dido'akan, disholatkan jenazahnya sebab mereka itu munafik, fasik dan zolim. Sholatnya khusuk, puasanya khusyuk, hajinya khusyuk, korupsinya khusyuk berjama'ah lagi, malingnya khusyuk, Na'udzubillahi mindzalik, Astaghfirullahil adziim. Subhanallah.

 

9- Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar.Qs.13:14

 

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, saya hanya sebatas menyampaikan beberapa ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits Shahih, semoga bermanfa'at bagi yang membaca Al Qur'annya, Haditsnya, terjemahnya, tafsirnya untuk dimengerti dan diamalkan di dalam kehidupannya sehari-hari, semoga kita menjadi orang yang beriman, bertakwa dan beramal saleh, karena itulah sebagai syarat-syaratnya utama untuk selamat di dunia dan akhirat, semoga surga yang kita capai, insya Allah, amin. Alhamdulillahirobbil'alamin, Billahi taufik wal hidayah, wassalamu'alaikum wr wb. Sukarman.

__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar