Minggu, 19 Agustus 2012

[M_S] Skor Depag Vs Non-Depag: 1-1

 

Penentuan 1 Ramadhan: Depag menegasikan Hasil RH FPI...skor...1-0
Penentuan 1 Saywal: Tariqah Naqsabandiyah menegasikan Hasil RH Depag...skor 1-1

Jamaah Ini Memilih Lebaran Hari Senin

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/08/20/m91787-jamaah-ini-memilih-lebaran-hari-senin

REPUBLIKA.CO.ID, JOMBANG---Pengikut Jamaah Tariqah Naqsabandiyah Khalidiyah (NK) di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, baru melaksanakan Idul Fitri pada Senin (20/8), berbeda dari keputusan sidang Isbat sebagai dasar pemerintah menetapkan bahwa Lebaran jatuh Ahad (19/8).

Mursyid Jamaah Tariqah Naqsabandiyah Khalidiyah, KH Nasuha Anwar, ditemui setelah shalat Idul Fitri mengaku memang baru berlebaran Senin. Hal itu berdasarkan hisab yang telah dilakukan oleh tim.
"Kami baru melakukan Shalad Idul Fitri berdasarkan hasil rukyat kami baik internasional maupun di daerah," katanya mengungkapkan.

Ia mengatakan, telah menerjunkan tim rukyat bersamaan saat rukyat yang dilakukan pemerintah pada Ahad kemarin. Tapi, tim yang diterjunkan tersebut ternyata gagal melihat hilal.
Pihaknya menyebut, rukyah yang dilakukan itu di antaranya di Tanjung Kodok, Kabupaten Lamongan, Tembelang dan Megaluh di Kabupaten Jombang, dan sejumlah lokasi rukyat lainnya. Karena gagal, pihaknya memutuskan untuk menyempurnakan ibadah puasa selama 30 hari.
"Tim rukyat kami gagal melihat hilal, jadi kami sempurnakan 30 hari untuk puasanya," katanya mengungkapkan.

Ia menyebut, penyempurnaan puasa selama 30 hari itu dibulatkan dalam hitungan waktu satu bulan. Pihaknya pun pernah melakukan ibadah puasa selama 29 hari pada tahun kemarin, dan setelah diketahui hilal muncul, ia dengan jamaah pun juga melaksanakan ibadah Shalad Idul Fitri.

Pihaknya menampik tidak bersamaannya Lebaran tahun ini dengan keputusan pemerintah tidak mempunyai dasar yang tegas. Keputusan itu juga telah merujuk pada kitab suci Alquran dan hadis.

Ia pun meminta maaf jika keputusan untuk Lebaran tahun ini berbeda daripada keputusan pemerintah. Ia juga meminta, agar keputusan ini bisa dipahami pemerintah dan masyarakat luas, serta bisa menghormati keputusan yang dilakukan oleh jamaah.

__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar