Kamis, 16 Agustus 2012

[PPI-UTHM] Fwd: [muhammadiyah-KL] Fw: [Muslim-KL] Fwd: [TM-ITB-Bandung] Tingkah Polah Politikus Indonesia Selama PilGub DKI - Waspadalah

 

Ini menarik
TS

---------- Forwarded message ----------
From: Ramadlan Zen <ramadlan2001@yahoo.com>
Date: 2012/8/17
Subject: [muhammadiyah-KL] Fw: [Muslim-KL] Fwd: [TM-ITB-Bandung] Tingkah Polah Politikus Indonesia Selama PilGub DKI - Waspadalah
To: "muhammadiyah-KL@yahoogroups.com" <muhammadiyah-KL@yahoogroups.com>, "PPI_UM@yahoogroups.com" <PPI_UM@yahoogroups.com>, "ppidimalaysia@yahoogroups.com" <ppidimalaysia@yahoogroups.com>


 


Berikut ini tulisan menarik dari milis tetangga

---------- Forwarded message ----------
From: Fathul Rachman <fathul.rachman@gmail.com>
Date: 2012/8/16

Subject:Tingkah Polah Politikus Indonesia Selama PilGub DKI - Waspadalah
 
Saya tertawa geli menyaksikan tingkah laku parpol dan cagubnya yang kalah dalam putaran 1 pilkada DKI.

Saat kampanye putaran 1, cagub2 dari Golkar, PPP dan PKS menjelek2an gubernur incumben Fauzi Bowo, yang menurut mereka telah gagal total dalam memimpin DKI Jakarta selama 5 thn ini, sehingga jangan sampai terpilih lagi untuk 5 tahun ke depan.
Alex Noerdin (Partai Golkar dan PPP) dan Hidayat Nur Wahid (PKS) menjanjikan Jakarta lebih baik, dan hampir di setiap kesempatan menyerang Foke yang mereka anggap gagal di banyak sisi pembangunan Jakarta.

Saat ini, ketiga partai tsb menjilat ludahnya sendiri, mereka ramai2 mendukung Foke. Mereka lupa dengan kegagalan2 Foke di 5 tahun kemarin.
Mereka hanya ingat bhw jika Foke menang, posisi2 kepala dinas strategis dan walikota2 strategis akan diisi kader2 dari partai mereka.
Foke sudah menjual posisi2 strategis tsb, gayung bersambut, partai2 yang kalah di pilkada putaran 1 membeli jualan foke, dan membayarnya dengan dukungan di pilkada putaran 2.

Mengapa mrk tak memilih untuk mendukung Jokowi?
Jawabannya anda sudah tahu, Jokowi tak mau menjual atau menjanjikan jabatan2 strategis kepada siapapun.
Jokowi punya prinsip, jika ia terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta 2012-2017.
Dia adalah gubernurnya warga Jakarta, bukan gubernurnya PDIP dan Gerindra. Hal ini sdh di buktikan dirinya sbg walikota solo, ia adalah walikota warga solo, bukan walikotanya PDIP.
Ini baru negarawan.

Mengapa partai Golkar, PPP dan PKS tak mendukung pasangan Foke-Nara dari awal saja?
Saatnya warga Jakarta bangkit bersatu menentukan pilihannya demi Jakarta Baru, sekaligus mempermalukan pimpinan2 parpol yang plintat-plintut, yang tidak pernah memikirkan kesejahteraan rakyat.
Bantu Broadcast ya biar yang jilat ludah sendiri malu...

Dari Jakarta ke seluruh nusantara!!

Disadur dari teman sejawat.
Salam Semangat, FR'72



--
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : IATMI-KL@googlegroups.com
Cerita santai : Guyonan-KL@googlegroups.com
Keagamaan : Muslim-KL@googlegroups.com

--
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : IATMI-KL@googlegroups.com
Cerita santai : Guyonan-KL@googlegroups.com
Keagamaan : Muslim-KL@googlegroups.com





--
htt://cis-saksono.blogspot.com

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar