Selasa, 14 Agustus 2012

Re: Bls: [M_S] Apa Maksud Wajib utk punya Kalender guna acuan ibadah dan muamalah?

 

Kalau bagi Muhammadiyah, memang keberadaan satu kalender bagi seluruh umat islam sedunia dpt dikatakan sdh dipahami wajib ada. tapi, bagi yg lain...menurut sy, tidak ada pun tidak apa2.

Satu kalender bagi umat islam sedunia.

Tidak dua kalender, tidak masing2 negara membuat kalendernya sendiri.
Tidak ada wilayatul hukmi bagi kalender, selain global.
tidak msg2 organisasi, Muhammadiyah buat sendiri, NU buat sendiri, Persis buat sendiri.
Bahkan ada yg pakai tingginya pasang air laut sbg acuannya.


Mari kita memulai dari 2 sisi berbeda:

1. dari AQ-HD-Ijma- dilanjutkan langkah ke-2.
2. Murni dari sains sj.

pendekatan yg pertama bagi umat islam, namun harus dipastikan konektivitas dari ranah syar'i ke sains pd langkah ke-2, terhubung dengan benar. ketika masuk ke sains, semua mesti rasional-empiris-terukur.
Shg, bagi yg tidak meyakini dalil2 dari ranah syar'i, dapat memulai dari pergerakan mthr-bulan sbg awal dari sains kalender.

Ada baiknya, kita belajar diskusi dg argumentasi & bukti, tidak perlu menuduh tdk kompeten atau inkar sunnah, atau bid'ah atau sesat atau kafir.

Kalau selalu sj merujuk ke ulama2 terdahulu..padahal beliau2 sdh tidak ada, bgmn beliau dpt membela argumentasinya kalau ternyata terbukti ada kelemahan?
para pengikutnya tidak ada lg yg setara dg ulama terdahulu, hanya mengikut sj, kalau orang lain beda, lalu dianggap tidak kompeten, bid'ah, inkar sunnah, atau sesat.

sy ambil contoh hukum wilayatul hukmi.....yg menghasilkan banyak kalender,
kita paham siapa ulama yg memunculkannya.
Saat ini kita dapat buktikan bahwa tidak mungkin di bumi ini ada lebih dari satu kalender.
Sehingga, hukum itu jadi salah. tidak perlu lg dipakai.

menjadi problem krn para pengikutnya tdk memahami dari dasarnya. tahunya ya harus begitu sesuai pendapat ulama tsb. oleh krn itu, kita mesti mencari ulama2 yg masih hidup, yg memang memahami dari  dasar2nya. dimungkinkan pd pemahaman yg dasar2 ini akan ada persamaan.

Sy kira begitu.

Salam





From: si Nung <caksinung@gmail.com>
To: MS milis <Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, 14 August 2012, 15:44
Subject: Bls: [M_S] Apa Maksud Wajib utk punya Kalender guna acuan ibadah dan muamalah?

 

Belum ada jawaban
ya karena ... / tidak karena ...

?

:)

Sinung
(menantihasiltabayun)
.


-----Original Message-----
From: "N.A. Widyanahar" <widyanahar@gmail.com>
Sender: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Date: Tue, 14 Aug 2012 10:01:55
To: <Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com>
Reply-To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [M_S] Apa Maksud Wajib utk punya Kalender guna acuan ibadah
dan muamalah?

Assalamu'alaikum,
Sebentar2, jangan dipanasi-panasi.

Kembali ke inti dari thread ini, sebenarnya ialah Koh Nugon
mempertanyakan jangan sembarangan menghukumi wajib terhadap
eksistensi kalender bukan???? karena yang berhak menghukumi ialah
ulama dan mereka yang punya otoritas. Ini sebenarnya bukan pertanyaan
ya, tapi retorika yang tidak perlu dijawab oleh Pak Pran, karena tidak
otoritatif dalam hal ini. Begitu bukan maksudnya??

Sedikit koreksi untuk pak pran ya, bukannya kalender (hijriyah) sudah
ada? yang belum ada kan unifikasi kalender. Jadi unifikasi kalender
wajib adanya. begitu pak pran?

Untuk Koh Nugon, tolong jangan mudah panas ya. Pak Pranoto ini tidak
sedang menyerang kehormatan atau berbuat onar di milis ini.... Dan
bagi yang tidak merasa perlu unifikasi kalender juga tidak dilabeli
sesat sama beliau..

Jadi, kenapa harus bersitegang?


__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar