Selasa, 28 Agustus 2012

Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).

 

kali aja mengakomodir minoritas. kalo yang 10%, 30% dilarang juga, ntar mereka gmn nasibnya?

#salaman,
Cahyo


From: Abdul Mu'iz <muizof@yahoo.com>
To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, August 28, 2012 5:08 PM
Subject: Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).

 
Bagaimana ceritanya Iran koq diterima sebagai anggota OKI? Padahal, 90% penduduk Iran adalah Syi'ah Imamiyah.
Bagaimana ceritanya Syi'ah koq berhaji dan Arab Saudi tidak berani mengeluarkan Syi'ah bukan Islam?
Bukankah 70% penduduk Bahrain adalah Syi'ah?
Bukankah Siria, Irak, dan Lebanon Syiah dan Sunny berimbang jumlah pemeluknya?
 
Ayo.. tokoh-tokoh NU, Muhammadiyah, dan lain-lainnya harus menjadi manusia yang jujur. Kalau mereka bukan Islam, keluarkan mereka dari OKI dan larang mereka naik haji. Bukankah semua kudu istiqomah !
 
Wassalam,
Abdul Mu'iz
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: satriyo <satriyo.boedi@gmail.com>
Sender: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Date: Mon, 27 Aug 2012 11:50:47 +0700
To: <Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com>
ReplyTo: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Subject: Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).

 
Terima kasih aa Nugon.

Fatwa macam ini yang tegas dan lugas dibutuhkan ummat agar jelas duduk perkaranya.

So Syiah itu bukan bagian dari islam sebagaimana ahmadiyah kan ...? Alhamdulillah jadi klir!

RSA

2012/8/27 nugon19 <nugon19@yahoo.com>
 
Ini komentar Nugon, dan Nugon ini bukan Ustadz lho =P

kalau mau panggil Ustadz, bisa ke Pak  Ki Ageng, Pak Yusron, Pak Syamsul, Mas Wahyudi, Mas Amir =)

label Wahabi mengundang nuansa emosi negatif , karena salah satu atau kombinasi dari beberapa faktor:
1. Kaku , Keras, Literalis
2. Melakukan Tindakan Intimidasi, bahkan sampai ke Kekerasan Fisik
3. Mengambil fatwa yg dianggap sangat ketat, terlalu berhati-hati.
4. Mengindetikkan tradisi Arab dgn Sunnah

FPI yg notabene benar-benar komunitas haba-ib yg memang keras dlm nahi munkar....adalah sebenar-benar penganut Madzhab Syafi'i dlm fiqih dan Madzhab Asy'ari dlm Aqidah...yg justru sama persis/mirip dgn Nahdhiyyin.

makanya sempat beberapa bulan lalu, tegang dgn komunitas Salafi, terkait pembelaan Habib Rizieq thd Madzhab Asy'ari dari tudingan penceramah yg merupakan Ustadz dari komunitas Salafi.

Beda dgn Muhammadiyah...
madzhab nya (terutama utk fiqih) diformulasikan dlm manhaj majelis tarjih.

Dan aqidah memakai pendekatan kombinasi Ibnu Taimiyah dan Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab plus beberapa logika mantiq dari Madzhab Asy'ari (ini pengamatan pribadi lho, bisa jadi salah...soalnya ini hasil belajar di Mts Muhammadiyah dulu). 

Walau lebih kental nuansa Ibnu Taimiyah dan Syeikh Muhammad bin Abdul Wahabnya.

tapi yg ane bingung....belum ada yg bilang orang di Sampang yg mayoritas Nahdhiyyin itu sbg Wahabi? tanya kenapa? he he he, ini permainan media massa, dan unsur intrik lain.

ane masih nunggu Pak Agil Said bilang bahwa kasus di Sampang, yg mayoritas konflik adalah Nahdhiyyin vs Syiah.....masih nunggu apa dia berani bilang bahwa yg melakukan tindak kekerasan fisik thd Syiah, adalah Wahabi =D

soalnya tuh orang mudah kasih label/stigma Wahabi ke beberapa pihak....
padahal blm tentu tepat.
termasuk statement yg mengarah pd labelisasi Wahabi ke FPI. (tdk ada kalimat tegas ke sana, tetapi selalu ditafsirkan demikian oleh yg Pro kpd Agil Said).


kalau konflik di Sampang...itu sudah terprediksi.
karena sebelumnya, mayoritas Ulama Madura, yg mayoritas adalah Nahdhiyyin...
khususnya Nahdhiyyin garis lurus (bukan yg suka berintrik ria ala Said Agil).....
sudah buat pernyataan.

ini dari situs komunitas NU, bukan Salafi lho!
fatwanya terhitung keras....karena bukan hanya menganggap Syiah sesat, tapi menganggap Syiah agama lain.
menganggap kasus Syi'ah mirip dgn Ahmadiyah.
menurut saya pribadi, terlalu keras.
tetapi memang sudah mafhum, kalau orang Madura to the point.
dan kegelisahan serta kekesalan mereka thd intimidasi dan intrik Syi'ah, semakin memuncak.

-=-=-=-


SIKAP BASSRA (BADAN SILATURRAHMI ULAMA PESANTREN MADURA) TENTANG SYI’AH 
Penulis: BASSRA [10/7/2012]
 
الـهيئة  الإسـتشارية  لعلمــاء بـسـنترين مادورا
BADAN SHILATURRAHMI ULAMA’ PESANTREN MADURA (BASSRA)


SIKAP BASSRA
(BADAN SILATURRAHMI ULAMA PESANTREN MADURA) 
TENTANG SYI’AH
======================


Demi undang-undang yang berlaku di Indonesia antara lain :

1)    Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan : “ Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis “.

2)    Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 yang telah dikuatkan oleh putusan Mahkamah Konstitusi RI pada hari Senin tanggal 12 April 2010 dan diucapkan dalam Sidang Pleno terbuka untuk umum pada hari Senin tanggal 19 April 2010, berbunyi : “ Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum untuk melakukan penafsiran tentang suatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan agama itu, penafsiran dan kegiatan mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran dari agama itu “

3)    Pasal 29 ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi : “ Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan keyakinannya itu “. 

Maka berdasarkan hal-hal diatas dan berangkat dari terjadinya INSIDEN di Desa Karang Gayam Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura, dengan ini Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) memberi 2 opsi tentang keberadaan Syi’ah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) :

A.    SYI’AH harus dilarang KEBERADAANNYA di Indonesia disebabkan : 

1)    Karena ajaran-ajaran Syi’ah menyimpang dari POKOK-POKOK ajaran agama Islam yang berdasarkan kepada Al Qur’an dan Hadits (sebagaimana terlampir).

2)    Demi menjamin tidak adanya penistaan, penodaan atau pengotoran terhadap agama Islam.

3)    Demi menjaga stabilitas keamanan, ketertiban dan moralitas bangsa yang kita cintai bersama.

4)    Demi kebebasan yang dijamin dalam Undang-Undang yang berlaku di Indonesia, maka bagi pengikut Syi’ah yang mau kembali kepada agama Islam diperbolehkan masuk agama Islam yang asli dengan harus melalui proses yang ditegaskan dalam firman Allah S.W.T. Q.S. An Nisa’ ayat 146 sbb :

a-    Bertaubat dengan taubatan nashuhan.

b-    Mengadakan perbaikan dengan berbuat pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan.

c-    Berpegang teguh kepada agama Islam.

d-    Bertulus ikhlas dalam melaksanakan agama Islam semata-mata karena Allah S.W.T. 
 
B.    SYI’AH tetap diakui di Indonesia dengan syarat :

1)    Syi’ah harus membentuk agama tersendiri yakni AGAMA SYI’AH dan bukan agama Islam, sebab KEMUNAFIKANNYA sangat jelas dengan realita ajarannya di tengah masyarakat yang menyimpang dari POKOK-POKOK ajaran agama Islam. Dan hal tersebut menjadikan lebih bahaya terhadap agama Islam dibandingkan dengan orang kafir. Dan secara eksplisit Allah S.W.T. berfirman di Q.S. An Nisa’ ayat 145-146, artinya :

-Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. (Q.S. An Nisa’ ayat 145), 

-Kecuali orang-orang yang Taubat dan mengadakan perbaikan [*] dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. (Q.S. An Nisa’ ayat 146)

[*}    mengadakan perbaikan berarti berbuat pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dan kesalahan-    kesalahan yang dilakukan.

2)    Syi’ah bisa kita akui sebagai agama tersendiri setelah ada pernyataan resmi dari pemerintah RI bahwa syi’ah termasuk agama-agama yang dianut oleh penduduk Indonesia.

3)    Kalau sudah ada pengakuan resmi dari pemerintah RI bahwa syi’ah termasuk agama-agama yang dianut oleh penduduk Indonesia, maka status Syi’ah menurut agama Islam  sama dengan agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu..

4)    Syi’ah dalam menyampaikan ajaran-ajarannya tidak boleh membawa simbol-simbol Islam.

5)    Syi’ah tidak boleh menistakan, menghina dan menodai atau mengotori agama Islam.

Untuk itu BASSRA mendukung keputusan MUI Koorda Madura bahwa syiah adalah aliran sesat dan menyesatkan.

NO.    NAMA    JABATAN    TANDA TANGAN

1    KH. Moh. Rofi’ie Baidlowi    Koordinator Pusat BASSRA 

2    KH. Nuruddin A. Rahman SH.    Koorda BASSRA Bangkalan 

3    KH. Dja’far Shodiq    Koorda BASSRA Sampang

4    KH. Nailur Rahman     Koorda BASSRA Pamekasan

5    KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani MA.    Koorda BASSRA Sumenep


-=-=-=-=-

jadi utk Sampang, bisa dipastikan 90% Salafi/Wahabi lepas dari kekisruhan tsb.

lalu saya setuju dan mengaminkan doa dari Pak/Mas Anjar Nugroho.
Laknat bagi pembunuh dan penindas Ahlul Bait.

hanya saja, kami di komunitas Muhibbin...komunitas Ahlul Bait Sunni....
memisahkan penilaian antara Mu'awiyah bin Abi ra, dan Yazid bin Mu'awiyah sakata 'anhu (karena banyak khilafiyah terkait Yazid), dan pasukan yg langsung menyerang dan membunuh Ahlul Bait, khususnya Husein bin Ali bin Abi Tholib ra.

Laknat Allah bagi para penyerang dan pembunuh Husein.

dan sesungguhnya Husein ra terbunuh pun, karena intrik kaum Syiah Rofidhoh juga.
yg mengaku mau memba'iat dan mendukung serta membela.
meminta Husein ra utk berpindah ke Iraq.
tapi ternyata diam dan berlepas tangan tatkala Husein ra diserang.

mirip dgn statement Umar bin Khotthob ra...
Setan Bisu.
ya, itu mirip pd Syiah Rofidhoh di zaman Husein ra.
menjebak agar Husein ra berpindah ke Irak.
diam tatkala Husein diserang dan dibunuh.
tdk ada pembelaan.

terus, baru setelah beberapa lama....
merekayasa bid'ah peringatan dan perayaan Tragedi Karbala.
yg Nabi Muhammad saw, Imam Ali bin Abi Tholib ra, dan Imam Hasan ra serta Imam Hussein ra tdk pernah mengajarkannya.


jadi...memang akar masalahnya ada di Syiah ala Iran!!!!

--- In Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com, cahyo seftyono <cahyo_seftyono@...> wrote:
>
> nanti tiba2 ada yang bilang kelakuan wahabbi/ salafi. hahaha
> padahal yang di sampang kan kebanyakan..  (silakan diisi sendiri), yang notabene sangat membenci wahabbi/ salafi. 
> #efek gara2 beberapa hari lalu ada doktor Ameriki yang bilang FPI itu wahabbi. @@ FPI itu punya habib, Wahabbi/Salafi ndak memakai kultus ber-terminologi habib.
> mungkin ustadz Nugon bisa memberi pencerahan. :)
>
> salam,
> cahyo (bukan siapa-siapa)
>
>
> ________________________________
> From: Anjar Nugroho SB njr_nugroho@...

> To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Sent: Monday, August 27, 2012 8:54 AM
> Subject: Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).
>
>
>  
> Laknatullah siapa yg telah membunuh dan memenggal kepala Husein, cucu kesayangan Rasulullah...
>
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®

> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ________________________________
>
> From: ziembah2003@...
> Sender: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Date: Mon, 27 Aug 2012 01:00:16 +0000
> To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> ReplyTo: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Subject: Re: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).
>  
> Kalimat 'dikembalikan kepada Qur'an dan Hadits' memang indah dikatakan. Bikin hati adem.
>
> Lha masalahnya, mengembalikannya itu kan menafsirkan.. Yg dimasalahkan kan perbedaan penafsiran...
>
>
> Salam
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ________________________________
>
> From: sukarman ex_petrosea sukarman_psi@...
> Sender: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Date: Mon, 27 Aug 2012 08:55:15 +0800 (SGT)
> To: Eramuslimeramuslim@yahoogroups.com; “Mencintai-islam†mencintai-islam@yahoogroups.com; dakta_radiodakta_radio@yahoogroups.com; “Muhammadiyah Society†Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com

> ReplyTo: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
> Subject: [M_S] Bunuh-membunuh sesama muslim (Syiah vs Sunni).
>  
> BEDA PENDAPAT, BEDA PENAFSIRAN, BEDA CARA MENGAMALKAN  SYARI’ATNYA, BILA ANDA BEDA PENDAPAT, KEMBALIKAN KEPADA AL QUR’AN DAN HADITS.




--
::
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang.
Now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest.
N'est-ce point par l'évocation d'Allah que se tranquillisent les coeurs.
Im Gedenken Allahs ist's, daß Herzen Trost finden können::
>> al-Ra'd [13]: 28


__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar