Selasa, 14 Agustus 2012

Re: [M_S] Membaca, Memahami dan Mengakses serta Mempublikasikan Program Muhammadiyah

 

# di sisi lain, Muhammadiyah jarang (atau hampir tdk pernah bilang) bahwa gol ini, atau bahkan tokoh ini, pemikirannya tdk Islami, nyeleneh, melanggar Al-Quran Hadits.
bisa googling sendiri....
cari komunitas Muhammadiyah, NU, PERSIS, PKS/IM, HT/HTI, Al-Irsyad, Al-Washliyah, Salafi dkk....cari berita yg menunjukkan komunitas/ormas itu dgn gamblang menunjuk ke gol/tokoh tertentu ...menyatakan mereka adalah gol yg pemikirannya tdk Islami, bahkan sesat (apalagi kafir).....Muhammadiyah relatif jarang melakukan hal tsb.



> yaa, menurutku sih simpel aja. muhammadiyah emang ndak perlu concern dengan hal2 beginiyan. apa sih ya gunanya teriyak2 menjudge, menghakimi si a atau organisasi b, atau paham c itu sebagei tidak islami, sesat, kafir dan lain-lain. menurutku itu kok kayak kurang kerjaan aja ya. amat banyak pekerjaan umat nyang jauuuh lebi produktip dilakukan oleh muhammadiyah dan sejauh ini telah dibuktikan dengan produk nyata oleh muhammadiyah, seperti universitas, sekulah2, rumah sakit, panti asuhan dan lainnya. ndak ada organisasi lain punya aset umat sebanyak muhammadiyah.

sekarang aku mau tanya, apa sih pentingnya menuding tokoh ini sebagai perlu diwaspadai, paham ini sebagai kafir, organisasi ini sebagai tidak islami, menurut mas nug?





2012/8/15 nugon19 <nugon19@yahoo.com>
 

he he he Mas Taufiq kok jadi ketagihan bahas SePiLis.

ya udah aku jawab walau mungkin tdk memuaskan, apalagi buat orang macam Mas Taufiq.

menurut mereka, hampir tdk terdengar ada aksi nyata, teguran, ceramah, publikasi artikel utk penanganan SePiLis. Bahkan terkesan pasif....walau tdk seperti NU....karena munculnya oknum-oknum yg mengaku Nahdhiyyin ...tetapi pikirannya dicurigai atau bahkan terbukti nyata penganut SePiLis....dan rajin mempropagandakan SePiLis. 

mungkin ada yg benar...Walloohu a'lam bis-showab.
tapi ane pernah bilang bahwa di hasil muktamar (mirip dgn Mas Amir sampaikan), itu ada arahan penanganan pemikiran yg tdk Islami. Bahkan sejak zaman dahulu. juga ada fatwa Majelis Tarjih yg nyerempet-nyerempet.
tapi mereka bilang blm tahu, atau kurang greget.

di sisi lain, Muhammadiyah jarang (atau hampir tdk pernah bilang) bahwa gol ini, atau bahkan tokoh ini, pemikirannya tdk Islami, nyeleneh, melanggar Al-Quran Hadits.
bisa googling sendiri....
cari komunitas Muhammadiyah, NU, PERSIS, PKS/IM, HT/HTI, Al-Irsyad, Al-Washliyah, Salafi dkk....cari berita yg menunjukkan komunitas/ormas itu dgn gamblang menunjuk ke gol/tokoh tertentu ...menyatakan mereka adalah gol yg pemikirannya tdk Islami, bahkan sesat (apalagi kafir).....Muhammadiyah relatif jarang melakukan hal tsb.

nah mungkin selera pasar, zaman sudah berubah...
khalayak umum lebih tertarik pd gol yg gamblang menunjuk, ketimbang model kita yg kalem.

dari satu hal ini (ini cuma contoh kasus)....
ane lihat akar masalah....
yaitu yg sesuai dgn judul Thread ini:
Membaca, Memahami dan Mengakses serta Mempublikasikan Program Muhammadiyah

dah ya....kita melangkah ke bahasan utama thread ini.
kalau ndak puas....seperti Mas Amir bilang, buat aja thread baru.
gitu aja kok repot (yg terakhir ini bukan kalimat Mas Amir, tapi Gus Dur =D )

--- In Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com, taufiq elrahman <taufiq.elrahman@...> wrote:
>
> #bgm....mau lanjut diskusi? atau masih sibuk nanya itu-itu aja? ntar kita
> ndak maju-maju diskusinya...
>
>
> >hla gimana mau lanjut diskusinya kalo pertanyaan saya saja ndak dijawab.
> aku pan tanyak pegimana bisa berkesinpulang kalo muhammadiyah lamban? apa
> ukurannya? apa bechmarknya? pegimana bisa narik kesinpulang muhammadiyah
> ndak berdaya terhadap sipilis?
>
> hla kalo pertanyaan awal itu aja ndak dijawab gimana bisa feedback?
>


__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar