| DISKUSI YESUS Bagaimanakah model diskusi YESUS?
Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata: "Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan."
Tidak ada yang salah dengan orang-orang Farisi itu. Mereka mempertanyakan sesuatu yang ganjil, yang tidak biasanya dilakukan oleh masyarakat mereka. Masak tidak boleh mempertanyakan sesuatu yang mengherankan hati kita?
Bagaimana reaksi YESUS? Diam saja atau menjawab?
Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu? Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati. Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah, orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri. Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Ternyata YESUS bukan sekedar menjawab, melainkan justru menyerang balik mereka dan berkata-kata yang keras menegor mereka. Tidak ada kelemahlembutan sebagaimana yang diimajinasikan secara salah oleh orang-orang Kristen. Mungkin oleh sebab adanya kata-kata "lemah lembut", "kasih" dan "damai" maka mereka berpikir bahwa TUHAN mereka itu sopan santun. Tapi kini kebenaran membuktikan bahwa TUHAN kita itu Seorang yang tegas dan keras sekali. Tidak ada basa-basi sama sekali. Atau, bisakah anda tunjukkan letak kesopansantunan YESUS?
Tidakkah kata-kata itu bisa membuat orang tersinggung dan memerahkan telinga?
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Apakah orang Yahudi tidak kaget mendengar ajaran yang seperti itu? Sudah turun-temurun mereka diajarkan dengan keras tentang makanan halal dan haram, kini TUHAN YESUS nyatakan apa saja yang dimasukkan ke mulut tidak ada yang najis. Apa tidak bertambah marah mereka? Mari kita ikuti lanjutan ceritanya.
Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?"
Murid-murid YESUS kaget mendengar perkataan keras YESUS. Para murid yang orang Yahudi sangat paham bahwa perkataan itu sensitif sekali bagi telinga Yahudi. Mungkin sama dengan kalau saya berkata kepada orang Muslim: "Babi halal", mereka pasti akan gusar sekali. Nah, apakah TUHAN YESUS mau mendengarkan teguran murid-muridNYA? Apakah TUHAN YESUS menghentikan bicaranya? Mari kita buktikan.
Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya. Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."
Ternyata TUHAN YESUS bandel. Bahwa tugasNYA turun ke dunia sebagai Firman ALLAH, ya berbicara, bukannya diam. Begitu juga tugas seorang penginjil; berbicara, bukan diam seperti yang bukan penginjil. Orang-orang bebal yang tidak mau menuruti perintah TUHAN itu berusaha membungkam mulut saya, supaya saya sama seperti mereka yang bebal. Mana mau saya mereka atur-atur. Jangan karena bukan penginjil lalu yang penginjil harus seperti anda. Jangan karena anda diam, orang lain anda suruh diam juga. Jangan karena anda duduk lalu orang lain anda suruh duduk juga. Jangan karena anda menyukai damai – ayem, tentrem, marem, lalu orang lain suruh damai juga. Jangan karena anda tidak pandai bicara lalu orang lain anda suruh tidak berbicara juga.
[Matius 15:1-14]
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Bagaimana reaksi YESUS ketika mendengar seruan perempuan Kanaan yang mengharapkan kesembuhan anaknya?
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Nah, bagaimana sikap demikian itu menurut kamus kesopansantunan anda? Apakah itu masih termasuk sopan santun? Apakah karena YESUS sehingga yang tidak sopan dimasukkan sebagai sopan juga? Jawab, donk.
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
YESUS terang-terangan menolak memberikan pelayanan kepada perempuan itu. Jangan anda jawab bahwa itu dimaksudkan untuk menguji hati perempuan itu oleh sebab anda sudah membaca cerita ini selengkapnya. Sebab jika anda ada disana pada waktu itu, pasti anda akan menilai bahwa YESUS itu sombong sekali.
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Perempuan itu diibaratkan anjing? Apa bukan penghinaan besar? Untunglah suku Kanaan termasuk suku yang minoritas di Palestina, sehingga mereka tidak berdaya dihadapan mayoritas Yahudi. Coba seandainya yang YESUS hina itu kelompok mayoritas, apakah tidak menyulut kerusuhan Ambon? Waah, gawat juga TUHAN kita ini, ya?! Omongannya ceplas-ceplos tidak mempedulikan perasaan orang lain model pak Hakekat? – Syukurlah kalau saya sama dengan YESUS, dari pada yang tidak mirip sama sekali?!
Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
[Matius 15:21-28]
Ternyata dari diskusi itu TUHAN YESUS menemukan sebutir mutiara. Seorang perempuan yang berjiwa besar, yang tahan bantingan, bukan jenis orang-orang cengeng, yang kena kata-kata kasar sedikit sudah marah-marah, memaki-maki dan main ancam. Demikian juga saya melalui milis ini berhasil juga menemukan mutiara-mutiara yang tahan bantingan selain menemukan mental-mental picisan. Jadi, milis ini bagi saya masih sangat besar sekali faedahnya. Biarlah milis ini menjadi alat penyaring yang paling efektif untuk memisahkan gandum dari ilalang.
Kalau saja TUHAN YESUS itu lemah lembut seperti yang anda bayangkan, tidak mungkin DIA disalibkan. Tapi karena kata-kataNYA selalu keras dan kasar setiap kali bertemu dengan orang-orang Farisi, Saduki dan Ahli-ahli Taurat itulah yang membuat mereka menaruh dendam dan menuntut kematian YESUS. TUHAN YESUS selalu menunjukkan sikap-sikap bermusuhanNYA;
>> Lukas 11:23 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan."
Kata YESUS; siapa saja yang tidak sehaluan denganNYA adalah musuhNYA, dan siapa saja yang tidak mengumpulkan umat bersama YESUS, dia itulah yang mencerai-beraikan orang dari YESUS, sehingga mereka itu ikut menjadi musuh YESUS. Wouh, apakah tidak dahsyat kata-kata itu? Bahwa semua orang Hindu, Buddha, Islam dan Kristen Minggu adalah musuh kebenaran?
Benar sekali itu, sebab jiwa mereka terancam hukuman abadi. Jadi, bagaimana anda bisa berkata: "Kita tidak perlu mendiskusikan agama?" Orang-orang non Muslim-pun bagi orang Muslim, ya mereka sebut kafir, tidak masuk sorga dan tidak mendapatkan jatah 27.853 bidadari. Nah, kalau orang-orang yang disebut kafir itu dimasukkan ke neraka jahanam, itu tandanya mereka itu musuh ALLAH-nya Jibril. Kalau ALLAH-nya saja memusuhi orang-orang kafir, bagaimana yang mengaku umatnya justru bersalam-salaman mesra dengan musuhnya ALLAH? Konsep dari mana itu? Kalau logika saya; musuh ALLAH adalah musuh saya juga. Tapi tentu saja bukan untuk dibunuh, melainkan dipertobatkan, diperdamaikan dengan ALLAH kita. Sebab jika mereka sudah masuk Kristen 'kan sudah menjadi saudara kita?! – Itulah tujuan Injil, yaitu memperdamaikan permusuhan antara ALLAH kita dengan mereka.
>> Lukas 11:37 Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. 11:38 Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan. 11:39 Tetapi Tuhan berkata kepadanya: "Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.
>> Lukas 11:42 Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. 11:43 Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan suka menerima penghormatan di pasar. 11:44 Celakalah kamu, sebab kamu sama seperti kubur yang tidak memakai tanda; orang- orang yang berjalan di atasnya, tidak mengetahuinya."
>> Lukas 20:1 Pada suatu hari ketika Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah dan memberitakan Injil, datanglah imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta tua-tua ke situ, 20:2 dan mereka berkata kepada Yesus: "Katakanlah kepada kami dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu, dan siapa yang memberikan kuasa itu kepada-Mu!" 20:3 Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan suatu pertanyaan kepada kamu. Katakanlah kepada-Ku: 20:4 Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia?" 20:5 Mereka mempertimbangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Mengapakah kamu tidak percaya kepadanya? 20:6 Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, seluruh rakyat akan melempari kita dengan batu, sebab mereka yakin, bahwa Yohanes adalah seorang nabi." 20:7 Lalu mereka menjawab, bahwa mereka tidak tahu dari mana baptisan itu. 20:8 Maka kata Yesus kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."
Karena kata-kata YESUS selalu menyinggung perasaan orang, maka:
>> Lukas 22:54 Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh.
>> Lukas 22:63 Dan orang-orang yang menahan Yesus, mengolok-olokkan Dia dan memukuli-Nya.
>> Lukas 22:65 Dan banyak lagi hujat yang diucapkan mereka kepada-Nya.
>> Lukas 23:1 Lalu bangkitlah seluruh sidang itu dan Yesus dibawa menghadap Pilatus. 23:2 Di situ mereka mulai menuduh Dia, katanya: "Telah kedapatan oleh kami, bahwa orang ini menyesatkan bangsa kami, dan melarang membayar pajak kepada Kaisar, dan tentang diri-Nya Ia mengatakan, bahwa Ia adalah Kristus, yaitu Raja."
>> Lukas 23:14 dan berkata kepada mereka: "Kamu telah membawa orang ini kepadaku sebagai seorang yang menyesatkan rakyat. Kamu lihat sendiri bahwa aku telah memeriksa- Nya, dan dari kesalahan-kesalahan yang kamu tuduhkan kepada-Nya tidak ada yang kudapati pada-Nya. 23:15 Dan Herodes juga tidak, sebab ia mengirimkan Dia kembali kepada kami. Sesungguhnya tidak ada suatu apapun yang dilakukan-Nya yang setimpal dengan hukuman mati. 23:16 Jadi aku akan menghajar Dia, lalu melepaskan-Nya." 23:17 (Sebab ia wajib melepaskan seorang bagi mereka pada hari raya itu.) 23:18 Tetapi mereka berteriak bersama-sama: "Enyahkanlah Dia, lepaskanlah Barabas bagi kami!"
>> Lukas 23:23 Tetapi dengan berteriak mereka mendesak dan menuntut, supaya Ia disalibkan, dan akhirnya mereka menang dengan teriak mereka. 23:24 Lalu Pilatus memutuskan, supaya tuntutan mereka dikabulkan. 23:25 Dan ia melepaskan orang yang dimasukkan ke dalam penjara karena pemberontakan dan pembunuhan itu sesuai dengan tuntutan mereka, tetapi Yesus diserahkannya kepada mereka untuk diperlakukan semau-maunya.
Inilah akhir dari diskusi keras itu;
>> Lukas 23:33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.
Inilah akibat Kristen yang tidak mau berkompromi dengan kesalahan dan dosa;
>> Kisah 8:1 Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (8-1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.
>> Kisah 19:23 Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan.
YESUS adalah penyulut kerusuhan di dunia. Jika anda mendengar gereja-gereja dibakar, itu adalah oleh sebab YESUS KRISTUS. Bukan oleh sebab penginjil. Karena itu berbahagialah anda, jika Kristen anda hanyalah Kristen KTP saja. Sebab Kristen KTP tidak dituntut untuk mengorbankan nyawanya.
>> Matius 10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Orang Kristen sejati itu adalah orang yang setolol-tololnya manusia. Mereka bukan ribut mencari duit, tapi ribut hanya soal YESUS dan soal agama. Ngapain ribut soal agama? Bego itu namanya. Karena itu, mari kita kerja keras, mencari duit dan mengumpulkan duit yang sebanyak-banyaknya. Itu baru orang cerdas namanya.
>> 1Korintus 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx KEPALSUAN BIBLE
3. DOSA WARIS DAN PENEBUSAN DOSA:
Benarkah nabi-nabi Perjanjian Lama tidak mengenal adanya dosa waris dan penebusan dosa?
Logika sederhananya begini; Sebelum jatuh ke dalam dosa, Adam dan Hawa berada di dalam Taman Eden, tapi setelah berbuat dosa mereka diusir dari Taman Eden. Ketika di Taman Eden mereka belum mempunyai keturunan. Mereka baru mempunyai keturunan setelah keluar dari Taman Eden.
a. Keberadaan 2 tempat; Taman Eden dan diluar Taman Eden sudah memberitahukan kepada kita bahwa ada tempat suci dan tempat dosa. Sama halnya rumah dengan penjara, memberitahukan tentang kebenaran dan kesalahan. Karena itu, dimanakah anda kini berada sudah memberitahukan keadaan anda suci atau berdosanya. Sekalipun sebagai bayi anda tidak mempunyai dosa, namun anda adalah keturunan orang berdosa.
b. Ketika Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, Taman Eden menjadi kosong. Tidak ada seorangpun ada disana. Karena itu setiap manusia bisa dipastikan adalah anak keturunan Adam. Dan karena Adam disebut berdosa, maka seluruh anak-anaknya adalah anak-anak dosa.
c. Saya tidak bicarakan agama Kristen, melainkan agama Islam. Mengapa agama Islam perlu diturunkan kepada manusia? Mengapa semua orang diharapkan masuk Islam kalau tidak oleh sebab adanya dosa yang menghinggapi seluruh umat manusia? Jadi, secara tidak sadar anda sendiri sudah mengakui adanya dosa waris. Bahwa semua orang yang diluar Islam sedang terancam hukuman ALLAH. Karena itu mereka dihimbau masuk Islam supaya diselamatkan.
d. Melalui Taurat, bangsa Yahudi diajari tentang penebusan;
>> Kalau berdosa kepada ALLAH, tebusannya adalah menyembelih domba.
>> Gigi ganti gigi dan nyawa ganti nyawa adalah ajaran Taurat. Itu adalah pelajaran mengenai tanggungjawab. Kalau anda memecahkan piring, harus diganti piring. Kalau anda menabrak orang, anda harus mengobatkan orang itu. Kalau anda mencuri, penebusannya adalah penjara.
>> Kalau anda bisa mengakui bahwa seluruh dunia telah jatuh ke dalam dosa dan terancam hukuman neraka, maka bagaimana ada kehidupan kalau ALLAH tidak melakukan inisiatif menebus dosa kita? Bagaimana kita bisa memuji ALLAH: "ALLAH adalah kasih" kalau kita semua binasa?!
Kalau piring ganti piring, kita masih mempunyai hidup untuk membeli piring yang lainnya lagi. Kalau kita mencuri dan masuk penjara, kita masih mempunyai hidup setelah keluar dari penjara. Tapi bagaimana kita masih mempunyai sesuatu kalau nyawa ganti nyawa? Habislah kita. Sebab upah dosa adalah maut. Dunia akan kosong melompong tanpa manusia kalau semua manusia berdosa dan masuk neraka. Nah, pertolongan dari ALLAH itu adalah YESUS, ANAK ALLAH, turun menjadi manusia, supaya DIA yang dibinasakan sehingga kita bisa diselamatkan. DIA yang tidak berdosa telah menjadi dosa karena kita. Ini tidak mungkin dilakukan oleh kita yang berdosa. Sebab kita semua sudah tidak mempunyai nyawa.
Kalau anda di Bus memberikan tempat duduk anda kepada orang-orang tua, itu anda sudah menjadi penebus. Anda rela berdiri supaya orang tua itu bisa duduk. Kalau anda melihat ibu anda menjinjing tas yang berat, lalu anda menggantikannya sehingga ibu anda diringankan, itu anda sudah menjadi Kristus.
Jadi, setiap pekerjaan yang sifatnya mengambil alih pekerjaan orang lain itu adalah konsep penebusan. [diteruskan besok] Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx KEPALSUAN BIBLE
1. TAUHID
Tauhid adalah ajaran untuk menyembah kepada ALLAH yang esa. Dan Islam mengklaim dirinya sebagai agama Tauhid. Bagaimana dengan Kristen?
Ya, jangan tanya pada agama Kristen, donk. Sebab Kristen itu ada 666 denominasi, sementara Alkitabnya hanya satu. Karena itu sebaiknya kita bertanya pada Alkitab. Kalau kebanyakan agama Kristen itu memang menganut paham Trinitas, yaitu mempercayai pada adanya 3 TUHAN. Tapi Alkitab tidak demikian. Alkitab hanya mencatat adanya satu ALLAH saja. Tidak ada ALLAH yang lainnya.
Dalam 10 Hukum ALLAH:
>> Keluaran 20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
Bangsa Yahudi diajarkan tidak boleh mengadakan ALLAH yang lain selain YAHWEH saja. YESUS-pun tidak boleh menjadi ALLAH ataupun dijadikan ALLAH. Orang-orang Kristen perlu memperhatikan baik-baik ayat ini.
Pernyataan YESUS sendiri:
>> Markus 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Seumur hidup YESUS tidak pernah menyatakan DiriNYA sebagai ALLAH.
Ajaran rasul Paulus:
>> 1Korintus 8:4 Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: "tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa."
Rasul Paulus-pun tidak pernah mengajarkan bahwa YESUS itu ALLAH.
Jadi, kebenaran atau Alkitab menyatakan dan mengajarkan bahwa hanya ada satu ALLAH saja. Alkitab tidak pernah mengajarkan bahwa YESUS itu ALLAH.
Kalau begitu siapakah YESUS?
Kitab Perjanjian Lama:
>> Yesaya 9:6 (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. 9:7 (9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.
Kitab Perjanjian Lama yang diwakili oleh kitab Yesaya menyatakan bahwa YESUS adalah ANAK ALLAH. Bukan ALLAH. Jika disebut ALLAH, itu hanya sebagai sebutan. Sebutan bukanlah sebenarnya.
Banyak orang memanggil saya: bapak. Padahal saya bukan bapaknya dan mereka bukan anak saya. Jadi, hanya sebutan saja. Karena itu nggak perlu pakai test DNA segala. Nggak perlu diusut. Nggak perlu dipersoalkan.
Keterangan malaikat Gabriel:
>> Lukas 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada- Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Malaikat Gabriel menerangkan baik kepada Maria maupun kepada kita bahwa sebutan YESUS adalah ANAK ALLAH. Hanya sebutan. Jadi, bukan tentang ALLAH yang hamil dan melahirkan. Bukan anak secara biologis.
Keterangan YESUS sendiri:
>> Yohanes 10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
YESUS hanya mengaku sebagai ANAK ALLAH, bukan ALLAH.
Keterangan rasul Paulus:
>> Ibrani 1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, 1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
Rasul Paulus juga menyatakan YESUS sebagai ANAK ALLAH.
Rasul Paulus memberikan pemisahan yang jelas antara ALLAH dengan ANAK ALLAH;
>> 1Timotius 2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
2. KEBESARAN YESUS
a. Diciptakan yang pertama:
>> Amsal 8 seluruh ayat.
>> Wahyu 3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
b. Pencipta alam semesta:
>> Ibrani 1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
>> Kolose 1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. 1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
c. Penerima kepenuhan KEALLAHAN:
>> Kolose 2:9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,
>> Filipi 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
d. Disembah malaikat:
>> Nehemia 9:6 "Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.
>> Ibrani 1:6 Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."
e. Disebelah kanan ALLAH;
>> Ibrani 1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
3. DOSA WARIS DAN PENEBUSAN DOSA:
Benarkah nabi-nabi Perjanjian Lama tidak mengenal adanya dosa waris dan penebusan dosa?
Logika sederhananya begini; Sebelum jatuh ke dalam dosa, Adam dan Hawa berada di dalam Taman Eden, tapi setelah berbuat dosa mereka diusir dari Taman Eden. Ketika di Taman Eden mereka belum mempunyai keturunan. Mereka baru mempunyai keturunan setelah keluar dari Taman Eden.
a. Keberadaan 2 tempat; Taman Eden dan diluar Taman Eden sudah memberitahukan kepada kita bahwa ada tempat suci dan tempat dosa. Sama halnya rumah dengan penjara, memberitahukan tentang kebenaran dan kesalahan. Karena itu, dimanakah anda kini berada sudah memberitahukan keadaan anda suci atau berdosanya. Sekalipun sebagai bayi anda tidak mempunyai dosa, namun anda adalah keturunan orang berdosa.
b. Ketika Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, Taman Eden menjadi kosong. Tidak ada seorangpun ada disana. Karena itu setiap manusia bisa dipastikan adalah anak keturunan Adam. Dan karena Adam disebut berdosa, maka seluruh anak-anaknya adalah anak-anak dosa.
c. Saya tidak bicarakan agama Kristen, melainkan agama Islam. Mengapa agama Islam perlu diturunkan kepada manusia? Mengapa semua orang diharapkan masuk Islam kalau tidak oleh sebab adanya dosa yang menghinggapi seluruh umat manusia? Jadi, secara tidak sadar anda sendiri sudah mengakui adanya dosa waris. Bahwa semua orang yang diluar Islam sedang terancam hukuman ALLAH. Karena itu mereka dihimbau masuk Islam supaya diselamatkan.
d. Melalui Taurat, bangsa Yahudi diajari tentang penebusan;
>> Kalau berdosa kepada ALLAH, tebusannya adalah menyembelih domba.
>> Gigi ganti gigi dan nyawa ganti nyawa adalah ajaran Taurat. Itu adalah pelajaran mengenai tanggungjawab. Kalau anda memecahkan piring, harus diganti piring. Kalau anda menabrak orang, anda harus mengobatkan orang itu. Kalau anda mencuri, penebusannya adalah penjara.
>> Kalau anda bisa mengakui bahwa seluruh dunia telah jatuh ke dalam dosa dan terancam hukuman neraka, maka bagaimana ada kehidupan kalau ALLAH tidak melakukan inisiatif menebus dosa kita? Bagaimana kita bisa memuji ALLAH: "ALLAH adalah kasih" kalau kita semua binasa?!
Kalau piring ganti piring, kita masih mempunyai hidup untuk membeli piring yang lainnya lagi. Kalau kita mencuri dan masuk penjara, kita masih mempunyai hidup setelah keluar dari penjara. Tapi bagaimana kita masih mempunyai sesuatu kalau nyawa ganti nyawa? Habislah kita. Sebab upah dosa adalah maut. Dunia akan kosong melompong tanpa manusia kalau semua manusia berdosa dan masuk neraka. Nah, pertolongan dari ALLAH itu adalah YESUS, ANAK ALLAH, turun menjadi manusia, supaya DIA yang dibinasakan sehingga kita bisa diselamatkan. DIA yang tidak berdosa telah menjadi dosa karena kita. Ini tidak mungkin dilakukan oleh kita yang berdosa. Sebab kita semua sudah tidak mempunyai nyawa.
Kalau anda di Bus memberikan tempat duduk anda kepada orang-orang tua, itu anda sudah menjadi penebus. Anda rela berdiri supaya orang tua itu bisa duduk. Kalau anda melihat ibu anda menjinjing tas yang berat, lalu anda menggantikannya sehingga ibu anda diringankan, itu anda sudah menjadi Kristus.
Jadi, setiap pekerjaan yang sifatnya mengambil alih pekerjaan orang lain itu adalah konsep penebusan.
[diteruskan besok]
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
>>Surat-menyurat : hakekathidupku@yahoo.co.id, hakekathidupku_nolnol@yahoo.co.id,
>>Milis Group : hakekatku_00@yahoogroups.com, http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/
http://groups.yahoo.com/group/newhakekatku/
>> Bl o g : http://bloghakekatku.blogspot.com |
Attachment(s) from Telupitu Mahadewa
1 of 1 File(s)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar