Sabtu, 18 Agustus 2012

Re: [M_S] Validasi atas pernyataan pseudoscience WH dari Prof. Thomas Djamaluddin

 

Pak Tono, yg sy tidak paham itu...kalau konjungsi terjadi hari jumat tgl 17 agt 2012 pukul 22.54 WIB, yg berarti scr astronomis setelah itu sdh masuk siklus bulan baru, mengapa tgl 18 agt 2012, yaitu hari ini, warga Muhammadiyah masih shaum?

kalau dijawab begini..... kan dihitungnya dari maghrib tgl 17 agt 2012 tsb. krn belum konjungsi, berarti belum masuk bulan baru.

Bolehlah dg jawaban itu, tapi tetap sj mengandung kontradiksi...krn di langit sana siklus sinodik bulan sudah masuk bulan baru, kalender Muhammadiyah di bumi malah masih berada pd bulan lama.

Kalau benar2 ijtimak dijadikan acuan, apa boleh demikian?

Jelas jam 22.54 wib tgl tsb sdh terjadi ijtimak.
kalau sy tanyakan pd Pak Tono pd fajar tgl 18 agustus 2012 jam 03.00 wib, apakah siklus sinodik bulan belum masuk siklus yg baru?
tentu dijawab...ya pasti sdh masuk.

lha tapi mengapa masih shaum?


Mohon pencerahannya.

Salam
Pranoto




From: Tono Saksono <tsaksono@gmail.com>

 
AssWW,

Analisis "Makkah Calendar" (apakah terkait dengan Umm al-Qura?, saya tidak tahu) ini sangat menarik, terutama unt saya pribadi. Seperti yg saya jelaskan sebelumnya pada beberapa screencast saya (silahkan googling: "Saksono Academy" atau "Saksono Online Learning Camp") ternyata melihat hilal memang tidak harus di saat maghrib, tapi boleh (atau bahkan harus) juga menjelang subuh di teritori politik lainpun jadi. Ini untuk memastikan bahwa kita telah harus masuk bulan Islam baru. Jangan sampai tidak berpuasa padahal seharusnya telah masuk Ramadan, atau jangan sampai berpuasa di hari yang diharamkan.

"Makkah Calendar" ini memberi terminologi ini sebagai "extended visibility" yang artinya menelusuri terus ke arah barat (meskipun itu masuk dalam teritori asing), yang saat maghribnya bertepatan dengan saat sebelum subuh di Mekah. Silahkan lihat di http://www.makkahcalendar.org/en/eid-al-fitr-2012-is-on-19-August-2012.php

Kota2 yang disarankan unt kondisi Indonesia juga mirip dengan yang saya usulkan dalam screencast di atas, yaitu di kota2 di Amerika Latin. Yang terpenting adalah, dengan mengkonfirmasi melalui pengamatan di kota2 di Amerika Latin ini, reliability rukyah kita menjadi lebih baik. Jika apa yg seperti dilakukan oleh Dept Agama RI sekarang, dengan hanya menyebar perukyat di wilayah Indonesia saja, maka kita telah terperangkap pada terminologi statistik "zero variance" yang sangat berbahaya. Karena reliability rukyah kita sangat rendah (bahkan hampir tak bernilai secara statistik).

Namun tetap saja berlaku ketentuan, jika kita harus melihat hilal, maka selamanya Islam tidak akan pernah memiliki Kalender Islam. Karena, awal harinya telah lewat (maghrib), sementara kita dapat kepastiannya menjelang subuh. Itu memang penting unt ibadah, tapi unt kegiatan muamalah tetap memiliki cacat. Bisnis Islam akan tetap menggunakan Kalender Masehi unt bisnis operasi mereka.

Wassalam,
Tono Saksono




Nah, jika hilal terlihat di titik2 ini

2012/8/17 Amir Udin <ustadz_millennia@yahoo.com>
 
Salam

Amin ya Rabbal-alamin ...

Salam
Amir

__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar