Minggu, 16 September 2012

[inti-net] Ini Dia Strategi Agar RI Bisa Terbebas dari Jeratan Utang + Ini Negara Paling Banyak Utang (1)

 

http://finance.detik.com/read/2012/09/16/171036/2021027/4/ini-dia-strategi-agar-ri-bisa-terbebas-dari-jeratan-utang?f9911013

Ini Dia Strategi Agar RI Bisa Terbebas dari Jeratan Utang
Ramdhania El Hida - detikfinance
Minggu, 16/09/2012 17:10 WIB

Jakarta - Koalisi Anti Utang (KAU) menilai pemerintah Indonesia bisa saja mengurangi utang jika ada niat yang sungguh-sungguh. Dalam 5 tahun, besaran utang dapat terlihat signifikan berkurang dengan beberapa kebijakan terkait pemangkasan utang ini.

"Bebas dari utang as soon as possible, bisa cepat, bisa lambat. Itu bisa cepat, diperkirakan dalam 5 tahu ke depan kita bisa mendapatkan hasil yang signifikan," ujar Ketua KAU Dani Setiawan saat bincang-bincang dengan wartawan di Cikini, Jakarta, Minggu, (16/9/2012).

Dani menyebutkan terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan pemerintah dan DPR RI dalam menekan pertumbuhan utang negara baik dalam maupun luar negeri. Pertama, DPR RI harus mencegah kebijakan defisit dalam APBN yang dirancang pemerintah.

"Pertama, kita mencegah APBN kita dibuat defisit dengan pembiayaan utang, caranya dengan meningkatkan pendapatan negara," ujarnya.

Kemudian, lanjut Dani, harus ada keinginan politik dengan konsep dan strategi yang jelas guna mengurangi utang tersebut. Bahkan, dia menambahkan
ketergantungan suatu negara terhadap utang akan mempengaruhi kedaulatan negara itu.

"Utang memiliki dampak politik yang kuat, tidak ada negara yang berdaulat secara penuh kalau dia tergantung ekonominya terhadap utang LN, upaya menegakkan kedaulatan itu kalau Indonesia sudah sedikit memiliki utang-utang baru baik utang LN maupun dalam negeri," ujarnya.

Selain itu, Dani menambahkan DPR RI harus membentuk sebuah tim negosiasi penghapusan pengurangan utang sebagai bentuk tekanan politik agar pemerintah dipaksa mengurangi utang dalam APBN setiap tahunnya.

"Itu bisa menjadi political force bagi pemerintah karena pemerintah tidak siap dengan konsep semacam itu karena kita sudah berkali-kali mengatakan dan tidak mau. Jadi butuh tekanan politik, jadi harus dibuat tim itu yang melibatkan pihak luas, sehingga bisa memaksa pemerintah dalam melakukan suatu agenda diplomasi dan kajian lebih dalam untuk mengurangi pembayaran bunga obligasi," tandasnya

+++++

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

CLICK Here to Claim your Bonus $10 FREE !
http://profitclicking.com/?r=kQSQqbUGUh
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar