Minggu, 02 September 2012

[inti-net] Pasien Rumah Sakit Butuh Uluran Tangan

 

Ref: Kebahagiaan NKRI bukan untuk semua orang (rakyat), hanya mereka terpilih anggota klik rezim neo-Mojopahit dan kaum elitnya. Jadi jangan harap akan ada perbaikan dalam kehidupan sehari-hari, kalau miskin dan jatuh sakit dan tidak punyak duit untuk ongkos pengobatan, maka masalahnya sama dengan hukuman seumur hidup diatas tempat tidur dan/atau hukuman mati.

http://regional.kompas.com/read/2012/09/02/20181631/Pasien.Rumah.Sakit.Butuh.Uluran.Tangan

Warga Tak Mampu

Pasien Rumah Sakit Butuh Uluran Tangan
Penulis : Ingki Rinaldi | Minggu, 2 September 2012 | 20:18 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Seorang warga tak mampu bernama Gusneti Dayati (36), hingga Minggu (2/9/2012) dirawat di RSUP Dr M Djamil, Kota Padang, Sumatera Barat.
Gusneti yang diduga mendapat serangan stroke pada Jumat (31/8/2012) lalu, dirawat di rumah sakit itu sejak Sabtu (1/9/2012) malam di ruang rawat inap penyakit saraf.

Sehari-hari Gusneti bekerja sebagai tukang cuci sejumlah tetangganya. Suaminya, Yosrizal (43), bekerja sebagai buruh angkut di pasar dengan penghasilan kecil dan tidak menentu.

"Penyakit istri saya ini sudah dideritanya sejak dulu, sejak sebelum menikah dengan saya," kata Yosrizal.

Namun, karena ketiadaan biaya, Gusneti tidak kunjung beroleh pengobatan yang semestinya.

Yosrizal mengatakan, sebelum mereka menikah, Gusneti telah memiliki lima anak dengan suami terdahulu. Setelah menikah, mereka dikaruniai lagi seorang anak yang kini berumur 50 hari. "Mereka semua anak-anak kandung kami," kata Yosrizal

Anak keenam yang baru lahir itu, kini berada dalam pengasuhan keluarga Yosrizal. Adapun salah seorang anak mereka yang lain, kini juga masih dirawat di rumah sakit. "Orangtua saya juga sedang sakit," katanya.

Di rumah sakit tersebut, Gusneti ditunggui Yosrizal. Pagi itu Yosrizal sempat mencuci kain dan pakaian yang dikenakan Gusneti.

Pada siang hari Yosrizal kembali datang mengantarkan kain dan pakaian yang sudah kering, untuk kembali dikenakan Gusneti. Hingga saat ini Yosrizal belum mengurus kartu Jamkesmas atau Jamkesda, karena waktunya habis untuk bekerja dan mengurus orangtua serta anak yang sakit.

"Saya memang benar-benar tidak bisa mengurus surat itu, saya harus bekerja untuk biaya makan keluarga," kata Yosrizal.

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

CLICK Here to Claim your Bonus $10 FREE !
http://profitclicking.com/?r=kQSQqbUGUh
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar