Selasa, 04 September 2012

Re: [inti-net] Mendagri Bantah Pilkada DKI Berbau SARA - Foke: Itu Tindakan Tidak Manusiawi

 

TOPIC :
Subject: [inti-net] Mendagri Bantah Pilkada DKI Berbau SARA - Foke: Itu
Tindakan Tidak Manusiawi
*****************************************************************************
****************************************
NOTE :
Omnis alcoholicus mendax. – ( Any heavy drinker used to lie ...)


-------Original Message-------

From: GELORA45
Date: 3.9.2012 20:50:42
To: GELORA_In
Subject: [inti-net] Mendagri Bantah Pilkada DKI Berbau SARA - Foke: Itu
Tindakan Tidak Manusiawi


Mendagri Bantah Pilkada DKI Berbau SARA
Kamis, 23 Agustus 2012 | 15:07

Gamawan Fauzi [google][JAKARTA] Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membantah
bahwa Pilkada DKI kental diwarnai oleh isu berbau suku, agama, ras, dan
antargolongan (SARA).

"Saya kira belum masuk ke SARA, bahwa masing-masing ingin memenangkan
silahkan," katanya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/8).

Gamawan pun menilai, setiap kandidat pasti memiliki strategi masing-masing
untuk merebut suara masyarakat DKI. Di mana, hal itu merupakan hal yang
wajar. "Saya kira masing-masing calon tentu memaksimalkan kampanyenya,"
tukasnya.

Tambah dia, isu SARA itu sudah selesai dibahas beberapa waktu lalu. Sehingga
dirinya yakin bahwa Pilkada DKI putaran ke-2 yang akan berlangsung Kamis,
20 September mendatang akan berjalan lancar dan aman.

Sementara, Gamawan yang baru saja dipanggil Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono mengaku pemanggilan itu tidak terkait langsung dengan Pilkada DKI.
"Saya dipanggil untuk evaluasi secara umum, Pilkada 2013 apa saja, 2014 apa
saja, bagaimana suasana, termasuk yang diberhentikan, nonaktifkan," klaimnya


Seperti diketahui, dalam Pilkada DKI antara pasangan Fauzi Bowo
(Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) dan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Purnama (Ahok)
ini berbagai isu SARA seperti yang tertuang dalam spanduk, ceramah, hingga
video ancaman berjudul 'Koboy Jakarta Pimpin Jakarta' terhadap etnis
keturunan Tionghoa agar tidak menggunakan hak pilihnya menjadi perbincangan
hangat belakangan ini. [O-2]

Kaitkan Musibah Kebakaran dengan Pilkada

Foke: Itu Tindakan Tidak Manusiawi
Kamis, 23 Agustus 2012 | 20:38

Fauzi Bowo [google][JAKARTA] Bukannya meminta maaf kepada publik atau
saingannya, Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon incumbent, Fauzi Bowo malah
menuding orang yang mengaitkan musibah kebakaran dengan Pilkada DKI Jakarta
sebagai tindakan tidak manusiawi.

"Mengaitkan musibah kebakaran dengan Pilkada DKI merupakan tindakan yang
sangat tidak manusiawi," kata Fauzi Bowo kepada wartawan usai halal bihalal
bersama PNS DKI di Balaikota, Kamis (23/8)

Bahkan, kata Fauzi, tersebar marak pandangan musibah kebakaran yang terjadi
berada di kantung-kantung suara pasangan Jokowi-Ahok merupakan pandangan
yang kurang bijak dan tidak masuk akal. "Kalau ada pandangan seperti itu
namanya pikiran ngeres," ujarnya.

Pernyataan Foke ini sulit dimengerti. Yang mengaitkan musibah kebakaran
dengan Pilkada DKI Jakarta justru dirinya sendiri. Hal itu terbukti ketika
Foke menyuruh korban kebakaran untuk pindah ke Solo, jika mereka mendukung
Jokowi pada Pilkada DKI putaran kedua mendatang. Menurut kesaksian para
korban, Fauzi berkata, "Kalau lo nyolok (milih) Jokowi, bangun rumah di Solo
saja!"

Pernyataan tersebut juga terekam kamera Beritasatu TV yang kemudian diunggah
ke jejaring sosial Youtube dan akhirnya menimbulkan reaksi dari warga
Jakarta.

Dalam video di Youtube dengan judul'Kunjungi Warga Karet Tengsin (musibah
kebakaran Foke justru berkampanye), Foke terlihat bertanya kepada warga
menyoblos pasangan calon siapa di putaran kedua.

"Sekarang lo nyolok siapa? Kalau nyolok Jokowi mending mahbangun di Solo aja
sono," kata Foke dengan gayanya yang ceplas-ceplos saat kunjungannya ke
lokasi pengungsian korban kebakaran Karet Tengsin pekan lalu.

Tunggu Penyelidikan

Fauzi mengungkapkan, Pemprov DKI hingga saat ini masih menunggu hasil
penyelidikan polisi terkait musibah kebakaran yang terjadi di Ibukota. "Kami
tetap berpikir positif dan berupaya membantu para korban kebakaran sambil
menunggu hasil hasil penyelidikan pihak kepolisian," ungkapnya.

Fauzi mengajak warga menjaga keamanan dan kenyamanan agar pelaksanaan
putaran kedua nanti berjalan aman dan kondusif. "Saya berharap Jakarta tetap
aman dan nyaman bagi warga. Mari jaga keamanan dan ketentraman sudah
terpelihara sejak lama ini," imbaunya.

Ia menuturkan, Pemprov DKI tidak akan lengah menjaga keamanan Kota Jakarta.
Fauzi mengaku terus berdiskusi bersama Kepala Polri dan Kepala Polda Metro
Jaya untuk memantau suasana Ibukota.

"Saya masih perlu terus memonitor. Kerukunan umat beragama selama ini
berjalan baik dan lancar. Tidak ada yang bisa dikomplain soal itu. Jadi
tidak ada suatu pun kekhawatiran di Jakarta ini," ungkapnya.

Seperti diketahui, telah terjadi sekitar delapan kali peristiwa kebakaran
selama bulan puasa, yaitu di Pekojan dan Krendang (Tambora), Taman Sari,
Karet Tengsin, Kalideres, Cideng, Pondok Bambu dan terakhir baru-baru ini di
Kapuk Muara.

Dari berbagai kebakaran tersebut, berbagai pihak dari dua pasangan calon
gubernur dan wakil gubernur yang lolos putaran kedua berlomba-lomba
mendirikan posko bantuan dan merebut simpati warga korban kebakaran.
[Ant/L-8]

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

CLICK Here to Claim your Bonus $10 FREE !
http://profitclicking.com/?r=kQSQqbUGUh
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar