Selasa, 04 September 2012

Re: [inti-net] Studi: Warga AS Membuang Setengah Makanannya

 


Subject: [inti-net] Studi: Warga AS Membuang Setengah Makanannya - dan Warga
Indonesia Membuang separuh waktu dan hidupnya yang sangat berharga ......



-------Original Message-------

From: GELORA45
Date: 3.9.2012 20:47:18
To: GELORA_In
Subject: [inti-net] Studi: Warga AS Membuang Setengah Makanannya


Studi: Warga AS Membuang Setengah Makanannya
Kamis, 23 Agustus 2012 | 09:38 WIB

1
Reuters/Tim Shaffer
Buah yang sudah kadaluarsa dari supermarket di Pusat Daur Ulang Organik
Wilmington, Delaware, AS.
Warga Amerika membuang hampir setengah makanannya setiap tahun, memboroskan
sekitar 165 miliar dollar AS per tahun, menurut sebuah penelitian yang
hasilnya diumumkan Selasa (21/8/2012).

"Sebagai negara, kita ini pada dasarnya membuang semua potongan makanan yang
ditemui. Itu artinya membuang uang dan sumber daya berharga ke tempat sampah
" ujar Dana Gunders, ilmuwan dari program makanan dan pertanian di Dewan
Ketahanan Sumber Daya Alam (NRDC).

Laporan lembaga tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Amerika membuang 40
persen dari persediaan makanannya setiap tahun, dan rata-rata keluarga
beranggotakan empat orang membuang makanan senilai 2.275 dollar per tahun.

Pengurangan hanya sebesar 15 persen dari hilangnya persediaan makanan di AS
akan cukup memberi makan 25 juta orang Amerika setiap tahun. Hal ini juga
akan meringankan beban tempat pembuangan sampah, dimana sampah makanan
merupakan komponen sampah padat terbesar, ujar NRDC yang merupakan
organisasi lingkungan nirlaba.

Yang mengkhawatirkan, menurut lembaga tersebut, terutama adalah bukti adanya
kenaikan 50 persen dari sampah makanan di AS sejak 1970an. Buah-buahan dan
sayuran yang tidak terjual di toko-toko kelontong merupakan bagian terbesar
dari sampah makanan.

Namun konsumen dan restoran juga patut dipersalahkan, karena menyiapkan
makanan porsi besar yang menyebabkan banyak makanan tersisa.

NRDC mengatakan lembaga tersebut telah meminta pemerintah AS untuk
mempelajari kehilangan-kehilangan dalam sistem makanan dan menetapkan
tujuan-tujuan untuk pengurangan sampah.

"Jika semua makanan dihasilkan dari pertanian yang berkesinambungan
sekalipun, jika tidak dimakan, maka hal tersebut bukan merupakan pemanfaatan
sumber daya yang baik," ujar Gunders.

Sumber :
VOAINDONESIA

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

CLICK Here to Claim your Bonus $10 FREE !
http://profitclicking.com/?r=kQSQqbUGUh
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar