Minggu, 09 September 2012

Re: [M_S] Penentuan Awal Bulan dan Persalinan

 

Mohon dicek di fathul bari mengenai bab puasa, penjelasan mengenai hadits ini kurang tepat, krn hisab dlm hadits ini dikaitkan dg hisab bintang. padahal jelas bahwa hisab di sini terkait dengan durasi sebulan kalender itu 29 atau 30 hari.

Ketika penjelasan hisab dikaitkan dg hisab bintang dan ketika orang malah memperhatikan penjelasan hadits daripada isi hadits itu sendiri, pemahamannya menjadi berbelok.

Jelas sekali dlm hadits umat ummi ini tdk mungkin dilakukan hisab terkait penentuan durasi sebulan kalender. Sudah pasti hisab yg dimaksud adl hisab perjalanan bulan dan matahari, yg diungkap dalam Yunus 5.


mohon koreksinya.



From: Abdul Mu'iz <muizof@yahoo.com>
To: Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com
Sent: Sunday, 9 September 2012, 18:26
Subject: Re: [M_S] Penentuan Awal Bulan dan Persalinan

 
Nabi bersabda,

إِنَّا أُمَّة أُمِّيَّة، لاَ نْكُتْب وَلاَ نَحْسبُ، الشَّهْرُ هكَذَا وَهكَذَا

"Kami adalah umat yang ummiy, tidak dapat membaca dan berhitung (melakukan hisab). Bulan itu begini dan begini.

" Maksud beliau, terkadang satu bulan terdiri dari dua puluh sembilan hari atau tiga puluh hari. (HR al-Bukhāri)

Hadits di atas seolah-olah memberikan isyarat yang halus bagi generasi sekarang bahwa mereka tidak harus mengikuti praktek generasi pendahulu. Hadits itu seolah mengisyaratkan pernyataan berikut: "Metode rukyat dan penyempurnaan bulan itu berlaku bagi kami, kaum yang didominasi oleh orang-orang yang ummiy. Pada dasarnya, kebanyakan kami memang tidak dapat menulis dan berhitung (melakukan hisab). Karena itu, jika di masa mendatang nanti muncul generasi baru yang bukan ummiy, bahkan mereka mampu memperhitungkan posisi bulan secara pasti dan akurat (qath`iy), maka mereka dipersilakan meninggalkan metode rukyat dan beralih kepada hisab."

Jika kita bersikeras agar metode rukyat diterapkan pada zaman ini, maka orang-orang yang tidak suka dengan Islam akan mendapat amunisi untuk melakukan propaganda negatif dan stigmatisasi terhadap Islam. Bisa jadi mereka akan menyatakan bahwa Islam merupakan agama yang teralienasi dari sains, ilmu pengetahuan dan teknologi.

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

"Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan kami sebagai fitnah (sasaran) bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Rabb kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [QS al-Mumtahanah 60:5)

Wassalam
Abdul Mu'iz
Powered by Telkomsel BlackBerry®

__._,_.___
Recent Activity:
----------------------------------------------------------------------
"Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah
kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru kembali
pada Muhammadiyah. Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah. Jadilah
Meester, insinyur dan lain-lain, dan kembalilah kepada Muhammadiyah"
(K.H. Ahmad Dahlan).

----------------------------------------------------------------------
Salurkan ZAKAT, INFAQ dan SHODAQOH anda melalui LAZIS
MUHAMMADIYAH

No. Rekening atas nama LAZIS Muhammadiyah
1. Bank BCA Central Cikini
    (zakat) 8780040077 - (infaq) 8780040051
2. BNI Syariah Cab. Jakarta Selatan
    (zakat) 00.91539400 -   (infaq) 00.91539411
3. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Thamrin
    ( Zakat) 009.0033333 -  (Infaq) 009.00666666
4. Bank Niaga Syariah
    (zakat) 520.01.00186.00.0 - (infaq) 520.01.00187.00.6
5. Bank Muamalat Indonesia Arthaloka
    (Zakat) 301.0054715
6. Bank Persyarikatan Pusat
   (zakat) 3001111110 -  (infaq) 3001112210
7. Bank Syariah Platinum Thamrin
    (zakat) 2.700.002888 -  (infaq) 2.700.002929
8. BRI cab. Cut Meutia
    (zakat) 0230-01.001403.30-9 -    (infaq) 0230-01.001404.30-5

Bantuan Kemanusiaan dan Bencana:
BNI Syariah no.rekening: 00.91539444

DONASI MELALUI SMS
a. Jadikan jum'at sebagai momentum kepedulian,
salurkan donasi anda, ketik: LM(spasi)JUMATPEDULI kirim ke 7505

b. Bantuan kemanusiaan  ketik: LM(spasi)ACK kirim ke 7505

Nilai donasi Rp. 5000, semua operator,belum termasuk PPN

email: lazis@muhammadiyah.or.id
website : www.lazismu.org
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar