Sabtu, 15 September 2012

Re: [penulislepas] Taman Ujung Karangasem Bali Sebuah Karya Arsitektur Menakjubkan

Dear Ahmad,..
Tulisan singkat anda tentang Taman Ujung Karangasem, sangat menarik, hanya saja saya perlu meluruskan bbrp hal dalm tulisan anda,..

1.Mencari masjid di Bali tidaklah susah seperti yg anda utarakan, memang sih masjid di Bali tdk sebanyak di Pulau Jawa, Sumatra dan pulau2 lain yg mayoritas Muslim, dimana di setiap RT/RW di jawa misalnya selalu punya masjid sendiri, di Bali, masjid justru dibangun lebih dari cukup, maksudnya, perbandingan antara jumlah masjid dan ummat Muslim yg ada seimbang.
Selain itu di Bali tdk mengenal istilah minoritas atau mayoritas, krn org2 Hindu di Bali hanya mengenal istilah "nyama selam" dan "nyama kresten". Nyama (baca:Nyame) Selam artinya "saudara Islam/Muslim" dan Nyama Kresten berarti saudara Kristen, krn tidak sedikit org bali yg juga beragama Islam ataupun Kristen, di salah satu Desa di Kab.Singaraja, ada desa muslim yg berasal dri jaman Majapahit dulu, di desa ini penduduknya bernama Wayan Muhammad, Made Ibrahim, dll. Sementara di Krobokan, Kuta ada org Kristen Bali yg bernama Nyoman Cristian, ketut Jonathan, dll.. Sungguh indah bukan?? Satu etnis, tapi beda agama dan keyakinan dan sama sekali ga pernah mau ribut satu sama lain krn perbedaan keyakinan tersebut.

2.Kerajaan Karangasem, hingga sekarang masih ada/masih berdiri dan masih memiliki raja yg memerintah di Puri (istana) Karangasem, dan Taman Ujung bukanlah "peninggalan" seperti yg anda sebutkan dlm tulisan anda. Karena Taman Ujung Karangasem hingga saat ini masih milik sah dari Kerajaan Karangasem. 7 tahun silam taman ujung ini sempat mendapat bantuan dana untuk merestorasi Taman Ujung tersebut dari UNESCO.

3.Kendati Karangasem merupakan kerajaan Hindu, namun raja Karangasem merekrut para prajurit Bugis-Makassar eks prajurit Sultan Hasanuddin untuk menjaga wilayah perbatasan antara kerajaan Karangasem dgn kerajaan2 lainnya di Bali, termasuk menjaga Karangasem dari serangan pasukan Muslim sasak di Pulau Lombok,..bahkan konon raja Karangasem juga membiayai para prajurit Bugis ini utk menjalankan ibadah Haji ke tanah suci,.. Silahkan anda main ke Desa Angantiga, atau Desa Angantelu yg terletak di kaki gunung Agung, disana anda akan menemui komunitas Muslim yg tinggal dgn rukun, damai dan tentram dgn warga hindu bali lainnya,..

4.Dimasa lalu, sejarah mencatat, bahwa wilayah kekuasaan kerajaan Karangasem selain di bali sendiri juga meliputi Lombok, bahkan hingga ke Bima di Pulau Sumbawa, NTB. Namun seiring politik "devide it impera"-nya Hindia-Belanda, perang antara sasak+bugis yg didukung belanda vs karangasem+bugis yg anti belanda tertahan hingga ke Cakranegara-Mataram, Lombok,

Untuk sementara demikian dulu, salam,..
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Yons Achmad <senjakarta@gmail.com>
Sender: penulislepas@yahoogroups.com
Date: Sat, 15 Sep 2012 18:17:31
To: <forum_lingkarpena@yahoogroups.com>; <penulislepas@yahoogroups.com>; <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>; <mediacare@yahoogroups.com>
Reply-To: penulislepas@yahoogroups.com
Subject: [penulislepas] Taman Ujung Karangasem Bali Sebuah Karya Arsitektur Menakjubkan

Taman Ujung Karangasem Bali Sebuah Karya Arsitektur Menakjubkan
*Ditulis Oleh :Yons Achmad, Pada Tanggal : 14 - 09 - 2012 | 00:23:56*



Saya langsung takjub ketika tiba di Taman Ujung, Karangasem Bali. Rasa
lelah mengendara motor dari tempat penginapan di sekitar Pantai Kuta sekira
4 jam lamanya terobati sudah. Saya begitu berniat mengunjungi tempat ini
karena informasi awal yang saya dapatkan tempat ini adalah salah satu
peninggalan kerajaan Islam. Bayangkan, ada peninggalan taman berarsitektur
megah di Bali dari kerajaan Islam yang minoritas disana. Benarkah?



Ah, Ternyata bukan. Walaupun kekecewaan ini terobati karena ada kampung
muslim di tempat ini. Di depan taman ini saja ada dua masjid yang kokoh
berdiri. Yang kita tahu, sebuah masjid di Bali sangat sulit kita temukan.
Syukur, saya juga bisa menunaikan kewajiban sholat di salah satu masjidnya.


Tempat ini adalah peninggalan raja Karangasem, sebuah kerajaan Hindu jaman
dulu. Sebuah taman yang berlokasi di antara gunung dan pantai. Awalnya
sekitar 400 hektar, namun sekarang hanya tinggal 10 hektar saja sebab
tanah-tanahnya sebagian besar sudah dibagikan ke rakyat. Bangunan ini
adalah gabungan dari arsitektur Bali, Eropa dan Cina.


Memang, untuk mencapai lokasi ini membutuhkan waktu yang agak lama. Saya
hitung, untuk mencapai lokasi ini mesti melewati 3 Kabupaten kalau dari
sekitar Pantai Kuta. Tempat ini, menurut pengelola menjadi tempat favorit
untuk rapat-rapat bisnis, pernikahan atau acara-acara gathering. Untuk
masuk lokasi ini, wisatawan lokal cukup dikenakan biaya tiket masuk Rp.
5000 sementara wisatawan asing Rp. 20.000. Jadi bagi siapapun yang
bernyali jalan jauh, tempat ini cukup menantang untuk dikunjungi. (Yons
Achmad/wasathon.com)

====

http://wasathon.com

http://kanetmedia.com

http://penakayu.blogspot.com

======

yons achmad

@senjakarta

pin: 2677F8AC


[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

http://www.penulislepas.com
Website Penulis Terbesar di Indonesia. Hadir Sejak Tahun 2001
Blog Informal (silahkan bergabung): http://penulislepasblog.multiply.com :)

Facebook: http://www.facebook.com/penulislepas
Twitter: http://www.twitter.com/penulislepas

==========

Perhatian: Iklan Hanya Diperbolehkan Hari SENIN. Jangan lupa cantumkan tag [Iklan] pada subject/judul email Anda.

Info lengkap (termasuk tatacara beriklan), klik http://www.penulislepas.com/about/aturan-pemasangan-iklan-di-milis-penulislepas

==========

Writers Academy
Sekolah-Menulis Online dan Tatap Muka, Pertama dan Terbaik di Indonesia!
Klik http://www.WritersAcademyIndonesia.com

==========

Ikutan milis tanpa membuat email penuh?
Baca solusinya di http://jonru.multiply.com/journal/item/253

=============================================

Kalau mau keluar dari milis ini, kirim email kosong ke penulislepas-unsubscribe@yahoogroups.com. Setelah itu, tunggu email konfirmasi dari Yahoo! Groups. Balaslah email konfirmasi tersebut. Setelah itu, barulah keanggotaan anda terhapus.

=============================================

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/penulislepas/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/penulislepas/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
penulislepas-digest@yahoogroups.com
penulislepas-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
penulislepas-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar