Inilah transaksi perusahaan Nazaruddin ke PKB
Jum'at, 23 September 2011 | 14:06:42

Jakarta- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid tercatat menerima uang dari perusahaan milik tersangka kasus korupsi M Nazaruddin. Berdasarkan laporan keuangan PT Anugrah Nusantara (AN) milik Nazaruddin, partai yang dipimpin Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar ini setidaknya melakukan empat transaksi seperti yang tercatat pada data laporan keuangan yang dimiliki redaksi Gresnews.com, Jumat (23/9).
Berikut data transaksi Nazaruddin yang diproteksi oleh kode rahasia itu berhasil dipecahkan redaksi Gresnews.com. Dalam data itu tercatat: "Kas ATM BCA Gold MR.C tgl 26-9-08 qq Kas MR.D Transfer ke Rek BCA a/n Jazilul Fawaid No. Rek 676-009-5654 (Partai PKB)," terjadi pada tanggal 26 September 2008. Besar transaksi Rp10.000.000.
Transaksi kedua terjadi pada 27 September 2008., dan yang mengejutkan pada transaksi ini terungkap bahwa perusahaan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini juga membiayai pembelian atribut PKB: "Pemby. DP 50% Pembuatan bendera PKB kpd Aqrob Mitra Sejati tgl
27-9-08 (Partai)," dengan total pembiayaan Rp25.750.000.
Transaksi ke tiga terjadi pada 25 Novenber 2008. "Tambahan Kas Kasir dr Yuli tgl 25-11-08 u/ Bendera PKB," sebesar Rp26.000.000. Transkasi empat terjadi pada tanggal yang sama tercatat "Pemby. Bendera PKB (2x1,5) & (60x90) kpd Aqrob Mitra Sejati tgl 25-11-08," dengan total biaya Rp25,980,000.
Sebagai catatan Jazilul adalah staf Muhaimin di Kemenakertrans. Kemarin (22/9), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Jazilul sebagai saksi kasus suap percepatan pembangunan infrastruktur daerah Transmigrasi. Temuan data tentunya semakin menambah daftar politisi yang diduga menerima duit dari Nazaruddin.
Sebelumnya redaksi Gresnews telah mengungkap aliran dana PT AN kepda Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustofa. Dugaan fee proyek di Kementrian Perhubungan untuk Wakil Ketua DPP Demokrat Jhonny Alen dan politisi PDIP Emir Moeis.
Masih banyak transaksi keuangan perusahaan Nazaruddin yang akan dipublikasikan Gresnews.com terkait hubungan antar partai. Totalnya terdapat 54 transaksi pada 2008, itu belum termasuk transaksi pada 2006, 2007, dan tahun 2009.
Reporter : Wahyu Romadoni (wahyu@gresnews.com)
Redaktur : M. Achsan Atjo (atjo@gresnews.com)
http://www.gresnews.com/berita/polit...aruddin-ke-pkb
Jum'at, 23 September 2011 | 14:06:42
Jakarta- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid tercatat menerima uang dari perusahaan milik tersangka kasus korupsi M Nazaruddin. Berdasarkan laporan keuangan PT Anugrah Nusantara (AN) milik Nazaruddin, partai yang dipimpin Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar ini setidaknya melakukan empat transaksi seperti yang tercatat pada data laporan keuangan yang dimiliki redaksi Gresnews.com, Jumat (23/9).
Berikut data transaksi Nazaruddin yang diproteksi oleh kode rahasia itu berhasil dipecahkan redaksi Gresnews.com. Dalam data itu tercatat: "Kas ATM BCA Gold MR.C tgl 26-9-08 qq Kas MR.D Transfer ke Rek BCA a/n Jazilul Fawaid No. Rek 676-009-5654 (Partai PKB)," terjadi pada tanggal 26 September 2008. Besar transaksi Rp10.000.000.
Transaksi kedua terjadi pada 27 September 2008., dan yang mengejutkan pada transaksi ini terungkap bahwa perusahaan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini juga membiayai pembelian atribut PKB: "Pemby. DP 50% Pembuatan bendera PKB kpd Aqrob Mitra Sejati tgl
27-9-08 (Partai)," dengan total pembiayaan Rp25.750.000.
Transaksi ke tiga terjadi pada 25 Novenber 2008. "Tambahan Kas Kasir dr Yuli tgl 25-11-08 u/ Bendera PKB," sebesar Rp26.000.000. Transkasi empat terjadi pada tanggal yang sama tercatat "Pemby. Bendera PKB (2x1,5) & (60x90) kpd Aqrob Mitra Sejati tgl 25-11-08," dengan total biaya Rp25,980,000.
Sebagai catatan Jazilul adalah staf Muhaimin di Kemenakertrans. Kemarin (22/9), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Jazilul sebagai saksi kasus suap percepatan pembangunan infrastruktur daerah Transmigrasi. Temuan data tentunya semakin menambah daftar politisi yang diduga menerima duit dari Nazaruddin.
Sebelumnya redaksi Gresnews telah mengungkap aliran dana PT AN kepda Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustofa. Dugaan fee proyek di Kementrian Perhubungan untuk Wakil Ketua DPP Demokrat Jhonny Alen dan politisi PDIP Emir Moeis.
Masih banyak transaksi keuangan perusahaan Nazaruddin yang akan dipublikasikan Gresnews.com terkait hubungan antar partai. Totalnya terdapat 54 transaksi pada 2008, itu belum termasuk transaksi pada 2006, 2007, dan tahun 2009.
Reporter : Wahyu Romadoni (wahyu@gresnews.com)
Redaktur : M. Achsan Atjo (atjo@gresnews.com)
http://www.gresnews.com/berita/polit...aruddin-ke-pkb
__._,_.___
Indonesia Japan Economic Monthly http://jief.biz/news/
MARKETPLACE
.
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar